Kompas TV regional berita daerah

Ayam Geprek Sambel Matah Khas Bali

Kamis, 21 Oktober 2021 | 12:19 WIB

BADUNG, KOMPAS TV - Bicara tentang Pulau Dewata memang tak ada habisnya. Tidak hanya objek wisata alam dan budayanya,  kuliner khas Bali juga tak kalah menggoda. Jika biasanya ayam geprek berpadu dengan pedasnya sambal merah, lain halnya dengan kuliner ayam geprek yang disajikan salah satu restoran dikawasan Kuta Badung ini.

Kali ini sambal yang dipadukan dengan ayam geprek adalah sambal matah khas Bali. Kuliner ayam geprek sambal matah ini diracik dengan resep nenek moyang Bali.  Adapun bahan yang digunakan adalah daging ayam, bawang merah, batang serai, cabai merah kecil, cabai merah besar, daun jeruk, terasi, jeruk lemo, minyak kelapa khas Bali atau disebut minyak tandusan dan garam.

Cara pembuatannya terbilang cukup mudah. Pertama daging ayam dibumbui dan dibakar sampai matang. Kemudian daging ayam digeprek lalu disuir - suir. Sementara itu semua bahan sambal diiris tipis kecuali terasi yang dibakar. Semua bahan sambal matah di campur dan diaduk hingga merata. Untuk lebih membuat sensasi rasa pedas, asam dan harum tambahkan perasan air lemo. Terakhir campur ayam suir-suir dengan sambal matah. Nah kuliner ayam geprek sambal matah siap dihidangkan.

Sementara itu penikmat kuliner ayam geprek sambal matah mengakui cita rasa sambal khas bali ini sangat menempel dilidah. Terlebih dipadukan dengan ayam bakar geprek. Yang jelas, kuliner ayam geprek sambel matah ini memang patut dicoba jika berkunjung ke Pulau Dewata, Bali.

Penasaran rasanya? anda dapat mencoba langsung dirumah. Atau jika anda tidak mau repot anda dapat langsung datang ke kawasan Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Selamat mencoba.

 

 

#wisata #kuliner #sambelmatah

 

 

Penulis : KompasTV Dewata

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:43
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19