Kompas TV nasional kesehatan

Dokter Paru Jamin Vaksin Covid-19 Layak untuk Pasien Komorbid asal Penyakit Tidak Kambuh

Kamis, 21 Oktober 2021 | 05:05 WIB
dokter-paru-jamin-vaksin-covid-19-layak-untuk-pasien-komorbid-asal-penyakit-tidak-kambuh
Vaksinasi Covid-19 di Bantul, Yogyakarta. Dokter Paru menjamin vaksin Covid-19 aman bagi pasien komorbid atau memiliki penyakit penyerta. (Sumber: Switzy Sabandar/KOMPAS.TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Infeksi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Erlina Burhan menjamin vaksin Covid-19 aman bagi pasien komorbid atau memiliki penyakit penyerta.

"Semua komorbid layak divaksin asalkan dalam kondisi stabil, tidak ada serangan dan dalam keadaan tidak sedang sakit," jelas Erlina Burhan di Jakarta pada Rabu (20/10/2021), dikutip dari Antara.

Meski begitu, Erlina mengimbau masyarakat umum, terutama lansia untuk waspada dengan gejala penyakit yang timbul sebelum menjalani vaksinasi, terutama bagi penyandang autoimun.

Baca Juga: Khawatirkan Mutasi Baru Covid-19, Badan Kesehatan Inggris Minta Pemerintah Lakukan Pembatasan

"Kalau masih bengkak dan sakit, bukan hanya autoimun, penyakit lain kalau masih sakit tidak boleh divaksin," ujar Erlina.

Sebab itu, Erlina mengatakan, pemerintah memberlakukan tahapan skrining bagi peserta vaksinasi COVID-19 yang tujuannya untuk mencegah efek buruk bagi penerima vaksin.

"Karena ada risiko KIPI di kalangan penerima vaksin. Kalau ada yang sedang sakit, dapat memperparah kondisi penerima vaksin," beber Erlina

Pada kesempatan berbeda, Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (Komnas KIPI) Prof Hindra Irawan Satari juga memberi imbauan serupa.

Ia meminta seluruh calon peserta vaksinasi untuk memastikan bahwa penyakit yang mereka alami tidak kambuh.

"Supaya semua tahapan vaksinasi terlaksana, maka komorbidnya perlu dikendalikan, diobati dan dikontrol. Kalau sudah terkontrol, aman divaksin," ujar Erlina.

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Vyara Lestari

Sumber : Antara



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Berebut Suara Generasi Milenia

Selasa, 7 Desember 2021 | 23:58 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
00:47
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19