Kompas TV olahraga kompas sport

Terancam Tak Optimal, Ini Daftar Event Olahraga Internasional di Indonesia Selama Sanksi WADA

Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:11 WIB
terancam-tak-optimal-ini-daftar-event-olahraga-internasional-di-indonesia-selama-sanksi-wada
World Anti-Doping Agency atau WADA. (Sumber: www.wada-ama.org/en/who-we-are)

Penulis : Gilang Romadhan | Editor : Desy Afrianti

JAKARTA, KOMPAS.TV - Beberapa event olahraga internasional yang akan diselenggarakan di Indonesia pada akhir tahun ini dan awal 2022, terancam berjalan tidak maksimal. 

Hal tersebut tak bisa dilepaskan dari World Anti-Doping Agency (WADA) yang menjatuhi sanksi kepada Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI), lantaran ketidakpatuhan prosedur test doping plan (TDP). 

Sanksi sendiri dapat berlangsung selama satu tahun bahkan bisa diperpanjang. 

Baca Juga: Soal Hukuman WADA, Taufik Hidayat: Pemerintah Olahraga Ini Kerjanya Tidur?

Selain dilarang mengibarkan bendera Merah Putih di seluruh ajang olahraga kecuali Olimpiade dan Paralimpiade, Indonesia tidak bisa menjadi tuan rumah kompetisi olahraga dari tingkat regional hingga internasional. 

Salah satu sanksi yang sudah dapat kita lihat adalah soal pengibaran bendera. Dalam penyerahan medali emas kontingan Indonesia di Piala Thomas 2020, yang berkibar adalah bendera PBSI. 

Untuk hukuman terkait tidak dapat menjadi tuan rumah kejuaraan internasinoal, statusnya masih belum jelas.

Ketua Komite Olahraga Indonesia, Raja Sapta Oktohari mengaku bakal berkoordinasi dengan Komite Olimpiade Internasional terkait status tuan rumah kejuaraan internasional Indonesia. 

"Minggu ini saya akan berangkat ke Eropa untuk menghadiri rapat asosiasi komite Olimpiade dunia," kata Raja Sapta Oktohari, Senin (18/10/2021). 

Baca Juga: Soal Sanksi dari WADA, Menpora: Mohon Waktu, Tim Sedang Bekerja

Halaman Selanjutnya

Sumber : Kompas TV/Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:46
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19