Kompas TV regional berita daerah

Kota Lama Semarang Ramai, Warga Kendor Prokes

Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:45 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Setiap akhir pekan, fasilitas umum seperti tempat wisata unggulan di Kota Semarang, kawasan Kota Lama sudah ramai pengunjung. Namun sayangnya masih ada pengunjung yang abai protokol kesehatan.

Banyak warga yang memanfaatkan kawasan Kota Lama untuk berkumpul dengan keluarga ataupun teman saat akhir pekan. Mirisnya, banyak warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan memakai masker. Padahal kasus harian positif Covid-19 masih ada di Kota Semarang.

Beberapa mahasiswa terlihat membagikan masker kepada pengunjung yang masih abai protokol kesehatan, untuk mengingatkan pentingnya memakai masker sebagai salah satu upaya mencegah penularan Covid-19.

"Ingin mengingatkan ke semua orang, jangan lalai protokol kesehatan dan jangan abai pakai masker. Karena banyak yang disini belum pakai masker," kata Mila Karmila, mahasiswa Stikes Tlogorejo.

Sementara itu, salah satu fotografer wisata di Kota Lama Semarang, Kaka Fajar Apriliansyah mengatakan, saat ini kota lama mulai terlihat pengunjung, meski belum normal. Sehingga dia bisa kembali menggeluti profesinya sebagai fotografer wisata lepas.

"Alhamdulillah sudah mulai banyak pengunjung yang berdatangan, tapi belum maksimal, belum seramai dulu," ujar Kaka Fajar Apriliansyah.

Diharapkan pandemi segera berakhir, agar kawasan Kota Lama bisa kembali ramai. Sehingga penghasilannya sebagai fotografer lepas bisa kembali normal.

#kotalama #semarang #protokolkesehatan

Penulis : KompasTV Jateng

Sumber : Kompas TV Jateng



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:54
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19