Kompas TV nasional hukum

Copot Anggota yang Langgar Aturan, Kapolri: Tolong Tidak Pakai Lama dan Ragu

Selasa, 19 Oktober 2021 | 23:23 WIB
copot-anggota-yang-langgar-aturan-kapolri-tolong-tidak-pakai-lama-dan-ragu
Kepala Kepolisian RI (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menginstruksikan pada jajarannya untuk menindak penyelenggara pinjaman online (pinjol) ilegal. (Sumber: Humas Polri)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta para Kapolda hingga Kapolres tidak segan menindak tegas anggota yang tidak menjalankan tugas sesuai aturan.

Bahkan Listyo meminta Kapolda dan Kapolres di seluruh wilayah tidak ragu untuk memberhentikan dengan tidak hormat anggota yang menyalahi aturan serta memprosesnya secara pidana sesuai aturan hukum yang berlaku. 

"Jadi tolong, tidak pakai lama, segera copot, pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH), dan proses pidana. Segera lakukan dan ini menjadi contoh bagi yang lainnya. Saya minta tidak ada kasatwil yang ragu. Bila ragu, saya ambil alih," ujar Listyo saat memberikan arahan kepada jajaran kepolisian secara virtual, Selasa (19/10/2021).

Baca Juga: Buntut Polisi Banting Mahasiswa, Kapolri Listyo Sigit Terbitkan Surat Telegram Pencegahan Kekerasan

Lisyto menjelaskan, tindakan tegas bahkan hingga pemberhentian dengan tidak hormat dilakukan untuk memberi efek jera bagi anggota lain. 

Tidak hanya itu, tindakan yang melanggar aturan tersebut dapat mencoreng nama Korps Bhayangkara di tengah masyarakat. 

Listyo mengingatkan, kepercayaan masyarakat terhadap Polri harus terus dijaga. Jangan sampai karena hal kecil, anggota lain yang sudah bekerja keras dan bekerja dengan baik, ikut rusak karena perbuatan rekan kerjanya. 

"Saya berikan apresiasi atas kerja keras, tetap semangat, dan yakini apa yang dilakukan di lapangan benar sesuai SOP. Namun, bila ada kesengajaan dan pelanggaran dari oknum yang bisa menjatuhkan marwah institusi, saya minta tidak ada keraguan untuk memberikan tindakan tegas," ujar Listyo.

Baca Juga: Kapolri Perintahkan Kabid Humas Terbuka soal Penanganan Kekerasan

Sebelumnya, Lisyto juga telah mengeluarkan perintah melalui surat telegram agar menindak tegas anggota Polri yang melakukan pelanggaran.

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Vyara Lestari

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:54
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19