HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional sapa indonesia

Pipa Gas di depan Kantor BNN Bocor Lagi

Jumat, 16 Maret 2018 | 09:30 WIB

Tim gabungan dari PT PGN, Ditjen Migas, kepolisian, dan kontraktor proyek LRT PT Adhi Karya melakukan investigasi terkait pipa gas yang kembali bocor di depan kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), di Cawang, Jakarta Timur. Pipa gas ini bocor untuk kedua kalinya.

Tim melakukan penggalian sedalam 1 meter untuk mengecek kondisi pipa.

Setelah diteliti, ditemukan adanya lubang baru pada pipa gas bocor. Lubang ini berjarak sekitar 3 meter dari pipa yang bocor pertama kali pada Senin (12/3).

Diduga kerusakan terjadi akibat terkena alat berat yang beroperasi pada pengerjaan proyek LRT.

Editor :



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
18:28
PGRI MINTA MENDIKBUD NADIEM MAKARIM SEGERA BUAT KURIKULUM BARU DI TENGAH PANDEMI KORONA   NEGARA ANGGOTA G20 SEPAKAT GELONTORKAN SEKITAR RP 294 TRILIUN UNTUK PERANGI PANDEMI KORONA   JUMLAH KASUS KORONA DI DUNIA: 6.757.439 POSITIF, 2.760.154 SEMBUH, 395.328 MENINGGAL DUNIA    JUMLAH KASUS KORONA DI AS: 1.897.838 POSITIF, 491.706 SEMBUH, 109.143 MENINGGAL DUNIA   ANGKA KASUS POSITIF DAN KEMATIAN KARENA KORONA DI AS TERTINGGI DI DUNIA   WNI YANG TERKENA KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.005 ORANG: 588 SEMBUH, 56 MENINGGAL DUNIA, 361 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: DANA BANTUAN YANG MASUK UNTUK PENANGANAN KORONA SEBESAR RP 231,15 MILIAR   PEMERINTAH: ADA 4 PROVINSI DAN 11 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 421 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 30.514 POSITIF, 9.907 SEMBUH, 1.801 MENINGGAL DUNIA   PEMERINTAH: JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 394.068 SPESIMEN   PEMERINTAH: PEMERIKSAAN SPESIMEN KORONA DENGAN METODE PCR SUDAH BISA DILAKUKAN DI 103 LAB   PEMERINTAH: JUMLAH ODP KORONA 46.571 ORANG DAN JUMLAH PDP KORONA 13.347 ORANG   SANTIKA INDONESIA HOTELS & RESORTS SIAP MENERIMA TAMU KEMBALI DENGAN POLA PELAYANAN "NEW NORMAL"