Kompas TV nasional politik

Survei Litbang Kompas: Prabowo dan Ganjar Teratas, Puan di Bawah 1 Persen

Selasa, 19 Oktober 2021 | 13:05 WIB
survei-litbang-kompas-prabowo-dan-ganjar-teratas-puan-di-bawah-1-persen
Kolase foto Ganjar Pranowo, Puan Maharani dan Prabowo Subianto. (Sumber: Tribun Manado)

JAKARTA, KOMPAS TV - Elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah mendapatkan nilai yang sama dalam Hasil survei terbaru Litbang Kompas pada Oktober 2021. 

Elektabilitas keduanya berada di angka 13,9 persen. Setelah itu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapatkan nilai elektabilitasnya 9,6 persen. 

Menariknya, elite-elite partai politik besar di Indonesia seperti Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, elektabilitasnya tak mencapai 1 persen.

Baca Juga: Hasil Survei Litbang Kompas: Kepercayaan Publik Menurun, Ini Pembelaan Pemerintah

Tak hanya itu, Litbang Kompas pun melakukan survei terhadap sejumlah capres potensial lainnya seperti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang nilainya 5,1 persen, Menteri Sosial Tri Rismaharini 4,9 persen. 

Selanjutnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno 4,6 persen, dan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama 4,5 persen.

Kemudian, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono  dengan elektabilitas 1,9 persen, Menko Polhukam Mahfud MD 1,2 persen, dan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo 1,1 persen. 

Dilansir dari Kompas.id, Selasa (19/10/2021), Peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu menjelaskan, dari tiga nama capres dengan elektabilitas teratas, hanya Ganjar yang mengalami kenaikan tingkat keterpilihan. 

”Jika dibandingkan survei April, elektabilitas Ganjar mengalami lonjakan 6 persen, sedangkan Prabowo turun 2,5 persen. Sementara Anies cenderung stagnan,” kata Yohan.

Sementara itu, meski elektabilitasnya tergolong tinggi, mereka belum tentu bisa mengikuti pesta demokrasi lima tahunan tersebut. 

Penulis : Fadel Prayoga | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas.id



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:59
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19