Kompas TV entertainment selebriti

Buntut Rachel Vennya Kabur dari Wisma Atlet, Polisi Bakal Bentuk Satgas Baru

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:14 WIB
buntut-rachel-vennya-kabur-dari-wisma-atlet-polisi-bakal-bentuk-satgas-baru
Buntut kaburnya Rachel Vennya dari karantina, polisi akan membentuk satgas baru. (Sumber: Instagram/@rachelvennya)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polemik Rachel Vennya kabur dari karantina di Wisma Atlet masih belum usai. Kepolisian mengatakan akan mengusut tuntas kasus tersebut.

Terlebih, Rachel Vennya baru-baru ini mengaku tidak menjalankan karantina Covid-19 sesuai aturan yang berlaku.

Imbas dari mencuatnya kasus tersebut, pihak kepolisian mengatakan akan membentuk satuan tugas (satgas baru).

Hal itu diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam tayangan YouTube KOMPAS TV.

Baca Juga: Benarkah Rachel Vennya akan Jadi Duta Karantina? Ini Kata Jubir Satgas Covid-19

Yusri mengungkapkan tujuan pembentukan satgas tersebut adalah untuk memperketat pengawasan warga yang karantina selepas berpergian dari luar negeri.

Menurut Yusri, dengan dibentuknya satgas ini, pengawasan karantina akan dilakukan lebih ketat.

"kami akan selidik secara tuntas, bahkan satgas pun akan kami bentuk untuk mengawasi tentang karantina," ujar Yusri Yunus, Selasa (19/10).

Apa yang dilakukan Rachel Vennya, tutur Yusri, adalah sesuatu yang berbahaya dan menyalahi aturan.

"Ini dampaknya memang sangat berbahaya, ketentuan dari negara, harus karantina 5 hari. Ini upaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid," tambahnya.

Penulis : Dian Nita | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:01
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19