Kompas TV regional peristiwa

Diduga Ada Kelalaian, Plafon RS Kartika Pulomas Ambruk dan Loket Pendaftaran Pindah

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:12 WIB
diduga-ada-kelalaian-plafon-rs-kartika-pulomas-ambruk-dan-loket-pendaftaran-pindah
Plafon di tempat pendaftaran pasien Rumah Sakit (RS) Kartika Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur ambruk pada Senin pagi (18/10/2021). Diduga ada kelalaian pihak ketiga. (Sumber: Istimewa)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Plafon di tempat pendaftaran pasien Rumah Sakit (RS) Kartika Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur ambruk pada Senin pagi (18/10/2021). Diduga ada kelalaian pihak ketiga.

Akibat ambruknya plafon tersebut, tempat pendaftaran pasien di rumah sakit tersebut terpaksa dialihkan ke tempat lain, yakni di depan pintu masuk rumah sakit.

"Alhamdulillah tidak korban, layanan tetap kami lakukan. Sekarang sementara kami alihkan dulu tempat pendaftarannya," ujar Humas RS Kartika Pulomas Edisman, seperti dikutip Kompas.com.

Edisman menjelaskan, plafon yang ambruk tersebut memang sedang dalam renovasi.

Baca Juga: Rumah Nyaris Ambruk di Brebes Belum Dapat Bantuan

Sebelum ambruk, bagian plafon tersebut ditutup menggunakan terpal. Namun, hujan deras yang mengguyur menyebabkan terpal tidak mampu menahan air.

"Plafon yang memang sedang kami perbaiki, belum sempurna untuk ditutup, sudah keburu hujan besar," kata Edisman kepada wartawan.

Sementara, Kepala Humas RS Kartika Pulomas Chitto Cumbhadrika menduga plafon tersebut ambruk karena ada kelalaian dalam proses renovasi.

Sehingga air hujan masuk ke dalam terpal dan menimpa bagian plafon di lobi pendaftaran.

Baca Juga: Atap Sekolah Ambruk Saat Direnovasi Tiga Pekerja Luka

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas.com/berbagai sumber



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Harga Cabai Terus Merangkak Naik

Kamis, 9 Desember 2021 | 10:08 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
10:31
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19