Kompas TV olahraga kompas sport

Alasan Bendera Merah Putih Tak Berkibar di Seremoni Thomas Cup 2020 dan Permintaan Maaf Menpora

Senin, 18 Oktober 2021 | 19:54 WIB

KOMPAS.TV - Indonesia menjadi juara Piala Thomas 2020 setelah mengalahkan China di partai puncak dengan skor 3-0.

Namun dalam seremoni juara, bendera merah putih tidak dapat dikibarkan dan diganti dengan bendera berlogo Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Banyak pihak sesalkan kejadian ini, karena ini merupakan kemenangan bersejarah bagi Indonesia yang berhasil meraih gelar ke-14 di Piala Thomas kembali sejak 2002.

Sejauh ini, tidak ada negara yang pernah meraih lebih dari 10 gelar juara Piala Thomas selain Indonesia.

Lalu, apa alasannya bendera merah putih tidak berkibar di Thomas Cup?

Indonesia saat ini sedang dalam masa hukuman dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA). Pada 7 Oktober 2021, WADA merilis keterangan terkait sanksi yang dijatuhkan kepada organisasi antidoping nasional di beberapa negara.

Dikutip dari Kompas.com, WADA menyebut Indonesia tak menerapkan program pengujian yang efektif dan tidak mematuhi prosedur antidoping.

Salah satu sanksinya, atlet dari Indonesia masih diizinkan mengikuti kejuaraan regional, kontinental, dan dunia, namun tidak diperbolehkan mengibarkan bendera nasional selain di Olimpiade.

Selain itu, Indonesia juga dilarang menjadi tuan rumah kejuaraan regional, kontinental, atau internasional, tidak akan menerima funding (pendanaan) WADA baik secara langsung maupun tidak langsung, dan mendapat konsekuensi tambahan karena ketidakpatuhan terhadap pengujian atau tes doping.

Terkait insiden ini, Menpora Zainudin Amali meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Indonesia dalam konferensi pers, Senin (18/10/2021).

"Selain LADI, saya juga menyampaikan permohonan maaf. Saya memohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia," ujar Zainudin.

"Kita akan serius menangani ini dan pihak-pihak yang nanti terindikasi menjadi penyebab dari kejadian ini tentu harus bisa mempertangjawabkan itu,” lanjut dia.

Baca Juga: Kronologi RI Kena Sanksi WADA dan Pembelaan Menpora soal Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas

(*)

Grafis: Arief Rahman

Penulis : Gempita Surya

Sumber : diolah dari berbagai sumber



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:06
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19