Kompas TV entertainment selebriti

Heboh Skandal Pemaksaan Aborsi Libatkan Aktor Korea Berinisial K , Nama Kim Seon Ho Terseret

Senin, 18 Oktober 2021 | 14:45 WIB
heboh-skandal-pemaksaan-aborsi-libatkan-aktor-korea-berinisial-k-nama-kim-seon-ho-terseret
Aktor Kim Seon Ho diduga lakukan pemaksaan aborsi kepada kekasihnya. (Sumber: KBIZoom)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Netizen Korea Selatan dihebohkan dengan pengakuan seorang perempuan yang mengaku dipaksa melakukan aborsi oleh mantan pacarnya yang merupakan seorang aktor, berinisial K.

Perempuan berinisal A ini membuat postingan panjang yang menyebutkan bahwa aktor K yang dimaksud merupakan aktor yang saat ini tengah naik daun.

Melansir KBIZoom, Senin (18/10/2021), A mengaku sudah putus dengan aktor K tersebut sekitar empat bulan yang lalu.

Baca Juga: Tamat, Hometown Cha-Cha-Cha Berakhir dengan Rating Tertinggi

A bercerita bahwa dirinya hamil setelah melakukan hubungan seksual tanpa kondom. Dia memang telah dijanjikan pernikahan oleh K. Namun saat tahu A hamil, K lantas meminta A untuk menggugurkan kandungannya.

Alasannya, jika A melahirkan seorang bayi, maka K harus membayar ganti rugi sebanyak 900 juta won sebagai kompensasi karena merusak kontrak.

“Jika kamu melahirkan sekarang, saya harus membayar ganti rugi 900 juta KRW tetapi saya tidak punya uang sekarang. Bagaimana jika kamu membahayakan orang tua saya juga? Mari kita bergerak bersama tahun depan,” kata K kepada A.

Akhirnya, A pun melakukan aborsi setelah K mengirim 2 juta KRW untuk prosedur aborsi. Namun, setelah A melakukan aborsi, A mengaku mendapat perlakuan yang berbeda dari K.

“Dia mengirimi saya 2 juta KRW untuk prosedur aborsi. Saya menggunakan uang itu untuk keluar masuk rumah sakit, jadi saya mengiriminya foto-foto kwitansi untuk menunjukkan bagaimana saya menghabiskan uang itu.”

Baca Juga: Kim Seon Ho Jadi Aktor Kelas A Berkat Pesona Karakternya di 'Hometown ChaChaCha'

Penulis : Fiqih Rahmawati | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV/KBIZoom



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:10
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19