Kompas TV internasional kompas dunia

Sudah Satu Bulan, Erupsi Cumbre Vieja Belum Tunjukkan Tanda Berhenti

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:47 WIB
sudah-satu-bulan-erupsi-cumbre-vieja-belum-tunjukkan-tanda-berhenti
Erupsi Gunung Cumbre Vieja di Pulau La Palma, Kepulauan Canaria, Spanyol masih memuntahkan lava pijar hingga Sabtu (16/10/2021). (Sumber: Daniel Roca/Associated Press)

LA PALMA, KOMPAS.TV - Gunung Cumbre Vieja yang meletus di Pulau La Palma, Kepulauan Canaria, Spanyol belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Hal tersebut diumumkan oleh otoritas setempat pada Minggu (17/10/2021).

Presiden Kepulauan Canaria Angel Victor Torres menyebut para ilmuwan yang memonitor erupsi belum mendeteksi adanya tanda erupsi telah mereda.

Cumbre Vieja mulai erupsi pada 19 September 2021 lalu. Gunung api itu memuntahkan lava pijar, abu, serta kabut asap. Letusan juga diiringi oleh lusinan gempa kecil.

Baca Juga: 7 Fakta Letusan Gunung Berapi Cumbre Vieja di La Palma Spanyol

Erupsi ini memaksa sekitar 7.000 dari 85.000 warga La Palma mengungsi. Untungnya, berkat respons tanggap bencana yang cekatan, tidak ada korban jiwa akibat letusan Cumbre Vieja.

Lebih dari 1.800 bangunan hancur akibat letusan ini, kebanyakan berupa rumah warga.

“Kita masih dalam ampunan gunung api itu. Dialah satu-satunya yang bisa menentukan kapan (erupsi) ini akan berakhir,” kata Victor Torres kepada Associated Press.

Para ilmuwan memprediksi letusan Cumbre Vieja bisa bertahan hingga hitungan bulan.

Rata-rata durasi erupsi di La Palma adalah satu bulan. Namun, letusan gunung api individual tidak bisa diprediksi sepenuhnya dan bisa melenceng jauh dari angka rata-rata.

Lahar hasil erupsi dilaporkan terus mengalir ke laut. Erupsi Cumbre Vieja juga membubungkan gugusan asap setinggi beberapa kilometer.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Associated Press



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:35
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19