Kompas TV internasional kompas dunia

Misionaris AS di Haiti Diculik Kelompok Bersenjata, Korbannya Termasuk Anak-anak

Minggu, 17 Oktober 2021 | 18:29 WIB
misionaris-as-di-haiti-diculik-kelompok-bersenjata-korbannya-termasuk-anak-anak
Ilustrasi. Grup misionaris Amerika Serikat dan keluarganya diculik kelompok bersenjata di Haiti, Sabtu (16/10/2021). (Sumber: Pixabay)

PORT-AU-PRINCE, KOMPAS.TV - Grup misionaris Amerika Serikat (AS) dan keluarganya telah diculik oleh kelompok bersenjata.

Setidaknya, 17 orang termasuk anak-anak, diculik setelah mengunjungi panti asuhan di dekat Port-au-Prince, Sabtu (16/10/2021).

Seorang juru bicara pemerintah AS mengungkapkan pihaknya telah mengetahui mengenai laporan penculikan tersebut.

“Kesejahteraan dan keamanan warga AS di luar negeri adalah salah satu prioritas tertinggi dari Departemen Luar Negeri,” ujar juru bicara tersebut dikutip dari The Guardian.

Baca Juga: Nenek 72 Tahun Selundupkan Kokain Rp19 Miliar di Kapal Pesiar, Meninggal Mengenaskan di Penjara

Sementara itu, Kedutaan Besar AS di Haiti tak merespons permintaan komentar di luar jam kerja.

Sedangkan juru bicara Kepolisian Haiti mengatakan saat ini dirinya tengah mencari informasi mengenai masalah tersebut.

Seperti dilaporkan Associated Press, sebuah organisasi yang berhubungan dengan insiden tersebut telah mengirimkan pesan suara ke sejumlah kelompok keagamaan.

“Ini adalah peringatan doa khusus. Berdoalah agar anggota geng itu mau bertobat,” bunyi pesan satu menit dari Pelayanan Bantuan Kristen yang berbasis di Ohio, AS.

Pesan itu juga mengatakan bahwa direktur dari misi di lapangan tengah bekerja dengan Kedutaan Besar AS.

Penulis : Haryo Jati | Editor : Edy A. Putra

Sumber : The Guardian



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:09
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19