Kompas TV olahraga kompas sport

Waduh, Indonesia Tak Boleh Kibarkan Merah Putih di Final Piala Thomas 2020, Ada Apa?

Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:49 WIB
waduh-indonesia-tak-boleh-kibarkan-merah-putih-di-final-piala-thomas-2020-ada-apa
Ilustrasi Bendera Indonesia. Bendera Merah Putih tak akan berkibar meski tim bulu tangkis Indonesia menjuarai Piala Thomas 2020. (Sumber: Istimewa/Kompastv)

AARHUS, KOMPAS.TV - Kabar tak menyenangkan datang dari ajang Piala Thomas 2020. Kontingen Indonesia di Piala Thomas dikabarkan tidak akan bisa menyaksikan bendera Merah Putih berkibar di Ceres Arena, Denmark.

Pasalnya, Indonesia tengah mendapatkan sanksi dari Badan Anti Doping Dunia atau WADA.

Alhasil, Bendera PBSI akan menjadi ganti dari Merah Putih untuk berkibar di Ceres Arena, Aarhus, Denmark.

Termasuk ketika tim bulu tangkis Indonesia akhirnya menjadi juara Piala Thomas 2020, maka Bendera PBSI-lah yang akan berkibar.

Baca Juga: Thomas Cup 2020: Indonesia vs China, Juara Bertahan Lawan Peraih Gelar Terbanyak

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto, sebelumnya juga pernah mengabarkan hal serupa beberapa hari lalu.

Melalui cuitannya, ia mengabarkan jika kemungkinan bendera Merah Putih tak akan berkibar meski tim Indonesia naik podium.

"Ada kemungkinan besar untuk TUC (Thomas & Uber Cup), kalau ada team kita naik podium, bendera Indonesia tidak dikibarkan. Kita harap MOU antara Menpora dan WADA secepatnya," kata pria yang akrab disapa Rudy dilansir dari Tribunsport, Minggu (17/10/2021).

Kini, ia kembali membuat cuitan yang menyangkut masalah bendera kebangsaan,

Pada cuitan yang ia buat Sabtu (16/10) kemarin sekira pukul 15.00 WIB, ia mengunggah gambar bendera PBSI.

Penulis : Kiki Luqman | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:52
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19