Kompas TV klik360 sinau

Kutub Utara Punya Beruang, Kutub Selatan Tidak: Asal-Usul Nama Arktik dan Antarktika

Minggu, 17 Oktober 2021 | 15:32 WIB
kutub-utara-punya-beruang-kutub-selatan-tidak-asal-usul-nama-arktik-dan-antarktika
Foto beruang kutub di Alaska pada 2009. (Sumber: Alan Wilson via Wikimedia)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Planet Bumi memiliki dua kutub bersalju yang saling berlawanan di utara dan selatan. Dua kutub ini masing-masing masuk ke dalam Lingkar Arktik dan Lingkar Antarktika, dua dari lima garis lintang utama di Bumi.

Arktik dan Antarktika pun ternyata dinamakan berdasarkan antonim. Selain berlawanan dalam hal mata angin (utara dan selatan), etimologi (asal-usul kata) nama dua wilayah tersebut didasarkan pada ada-tidaknya beruang kutub yang menghuninya.

Melansir World Atlas, nama Arktik berasal dari kata Yunani arktos yang secara harfiah berarti 'beruang'. 

Beruang kutub berhabitat di sebelah utara Bumi, termasuk Lingkar Arktik yang mencakup Kutub Utara serta wilayah beberapa negara seperti Norwegia, Rusia, serta Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Fakta! Penguin Tidak Ada Di Kutub Utara

Sementara itu, Antarktika merupakan lawan kata Arktik. Antarktika dibentuk dengan menambahkan imbuhan bentuk terikat anti-. Jadi, Antarktika secara harfiah berarti ‘tidak ada beruang’.

Memang tidak ada beruang di Antarktika. Wilayah ini lebih dingin dari bagian utara Bumi dan didiami oleh penguin, anjing laut, serta tardigrada.

Sebelum resmi menjadi nama wilayah paling selatan Bumi, kata antarktika digunakan untuk menamai wilayah yang berlawanan dengan Utara. Misalnya, pada abad 16, Prancis menggunakan antarktika untuk menamai wilayah koloni di bagian selatan Brasil.

Kartografer Skotlandia George Bartholomew meresmikan penggunaan antarktika untuk menamai wilayah paling selatan Bumi pada 1890-an.

Antarktika merupakan benua terbesar kelima di dunia dengan daratan sekitar 14 juta kilometer persegi. Namun, 98 persen areanya ditutupi oleh es.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


KOMPAS SPORT

PSG Menang 3-1, Neymar Jadi Tumbal

Minggu, 28 November 2021 | 21:39 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
22:03
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19