Kompas TV regional hukum

Ini Hasil Olah TKP Polisi di Kasus Susur Sungai Cileueur yang Menewaskan 11 Siswa MTs

Minggu, 17 Oktober 2021 | 01:14 WIB
ini-hasil-olah-tkp-polisi-di-kasus-susur-sungai-cileueur-yang-menewaskan-11-siswa-mts
Proses evakuasi korban susur sungai di Sungai Cileuer, Ciamis, Jumat (15/10/2021). Sebanyak 11 orang meninggal dalam kegiatan susur sungai. (Sumber: Tribunnnews.com)

CIAMIS, KOMPAS.TV - Kepolisian Resor Ciamis telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus tewasnya 11 siswa MTs Harapan Baru Ciamis tewas terbawa arus saat kegiatan susur Sungai Cileueur.

Kepala Kepolisian Resor Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono menjelaskan hasil olah TKP diketahui kedalaman sungai saat siswa mengikuti kegiatan pramuka susur sungai hanya 70 centimeter.

Namun di titik lain tempat ditemukannya siswa meninggal dunia di kedalamannya sekitar 2 meter.

Pihaknya juga tidak menemukan adanya kelengkapan alat keselamatan untuk menyeberangi sungai, seperti tali dan pelampung.

Baca Juga: Media Asing Soroti Tewasnya 11 Siswa MTs di Ciamis, Sebut Korban Saling Bergandengan Tangan

Selain itu, saat peserta menyeberangi sungai hanya bergandengan tangan, dan kondisi batu di sungai tersebut licin.

Menurutnya panitia susur sungai tersebut sebenarnya bisa membuat pencegahan-pencegahan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa saat kegiatan.

"Kenapa hal ini tidak bisa dicegah pada saat itu, di mana saat itu ada beberapa hal yang bisa dicegah," ujarnya saat jumpa pers di Ciamis, Sabtu (16/10/2021). Dikutip dari Antara.

Lebih lanjut Wahyu menjelaskan, hasil olah TKP ini belum bisa menjadi sebuah kesimpulan adanya unsur kelalaian atau kesalahan atau kealpaan yang mengakibatkan kematian.

Baca Juga: Kemenag Ciamis Larang Kegiatan Ekstrakulikuler Usai 11 Siswa MTs Jadi Korban Tragedi Susur Sungai

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:57
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19