Kompas TV nasional hukum

Rachel Vennya, Salim Nauderer dan Manajer Bakal Diperiksa Polisi Soal Kasus Kabur dari Karantina

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 23:47 WIB
rachel-vennya-salim-nauderer-dan-manajer-bakal-diperiksa-polisi-soal-kasus-kabur-dari-karantina
Rachel Vennya, selebgram yang kabur dari karantina kesehatan di Wisma Atlet. (Sumber: Instagram/@rachelvennya)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah menjadwalkan agenda pemeriksaan terhadap selebgram Rachel Vennya terkait dugaan pelanggaran
protokol kesehatan.

Diketahui Rachel Vennya kabur dari proses karantina terpusat di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara, setelah pulang dari luar negeri. 

Sejatinya Rachel menjalani karantina selama 8x24 jam, namun baru tiga hari Rachel keluar dari tempat karantina terpusat.

Baca Juga: Selebgram Rachel Vennya Kabur dari Karantina Wisma Atlet, Satgas: Proses Hukum Tetap Berjalan

Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat menjelaskan dugaan kasus pelanggaran protokol Rachel Vennya sudah masuk dalam penyelidikan. 

Menurut Tubagus, penyidik telah membuat agenda pemanggilan Rachel Venny untuk melengkapi
berkas penyelidikan.

"Kita masih lidik, rencana kita undang klarifikasi hari Kamis," ujar Tubagus, Sabtu (16/10/2021). Dikutip dari Kompas.com.

Selain Rachel, Salim Nauderer dan sang manajer Maulida Khairunnisa juga masuk dalam agenda pemeriksaan Ditreskrimum Polda Metro.

Baca Juga: Rachel Vennya Tulis Permohonan Maaf di Instagram, Akui Kabur dari Karantina

Salim Nauderer dan Maulida Khairunnisa merupakan pihak yang ikut kabur dari karantina di Wisma Atlet Pademangan. 

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:08
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19