Kompas TV nasional hukum

KPK Dalami Kepentingan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Bawa Uang Rp1,5 Miliar ke Jakarta

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 22:41 WIB
kpk-dalami-kepentingan-bupati-musi-banyuasin-dodi-reza-bawa-uang-rp1-5-miliar-ke-jakarta
Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin. (Sumber: mubakab.go.id)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan, Jumat (15/10/2021).

Anak mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin ini ditangkap di sebuah lobi hotel di Jakarta. Dari tangan Dodi, KPK mengamankan uang sebesar Rp1,5 miliar.

Uang itu tersusun rapi dalam sebuah tas, yang dibawa oleh ajundan Dodi.  KPK pun mencurigai uang tersebut akan digunakan Dodi untuk keperluan lain.

Direktur Penyidikan KPK Setyo Budiyanto menjelaskan penyidik bakal menelusuri dugaan uang tersebut untuk keperluan lain. Termasuk dugaan kemungkinan adanya transaksi suap.

Baca Juga: KPK: Dodi Reza Diduga Bakal Terima Fee Rp2,6 M dari Pemenang Proyek Dinas PUPR Pemkab Muba

"Nah, nantinya akan kami dalami yang pertama adalah sumbernya, asalnya dari mana uang tersebut."

"Yang kedua adalah maksud dan tujuan uang itu dibawa untuk apa keperluannya, atau kepentingannya," ujar Setyo di Gedung KPK, Jumat (16/10/2021).

Setyo menambahkan pihaknya juga akan menggali informasi terkait kentingan dan keperluan Dodi membawa uang tunai Rp1,5 miliar di Jakarta terhadap saksi-saksi lainnya.

Pihaknya berharap dari keterangan tersebut akan terkuak, kepentingan tersangka Dodi Reza membawa uang tersebut.

Baca Juga: Kronologi Penangkapan Tersangka Dodi Reza Alex Noerdin Terkait Korupsi Infrastuktur

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Harga Sembako di Majalengka Naik

Kamis, 2 Desember 2021 | 20:19 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
20:30
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19