Kompas TV nasional update

Bupati Musi Banyuasin Terjaring OTT KPK Kasus Suap Pengadaan Barang dan Jasa Infrastruktur

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 19:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi pemberantasan korupsi, KPK, menangkap sejumlah pejabat di lingkungan Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Salah satu yang tertangkap tangan, adalah Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin.

Enam orang yang diduga terkait dengan operasi tangkap tangan kasus suap pengadaan barang dan jasa infrastruktur, di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, tiba di gedung KPK Jakarta, pada Sabtu (16/10) pagi.

Setelah menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, 2 orang yang terjaring OTT tiba di gedung KPK pada pukul 10.05 WIB.

Rombongan selanjutnya tiba sekitar pukul 10.45 WIB.

Operasi tangkap tangan terhadap enam orang termasuk Bupati, dilakukan KPK pada Jumat (15/10) malam di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Untuk mengumpulkan dokumen terkait kasus suap pengadaan barang dan jasa infrastruktur, KPK menggeledah ruangan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dan setelah selesai menggeledah, KPK menyegel ruangan tersebut.

Salah satu yang terjaring OTT KPK, pada Jumat (15/10) malam ialah Bupati Musi Banyusasin, Dodi Reza Alex Noerdin.

Ia merupakan Bupati Musi Banyuasin periode 2017 hingga 2022.

Sebelum menjadi Bupati, Dodi pernah menjadi anggota DPR RI fraksi Golkar selama dua periode. Yakni pada 2009 hingga 2014, dan 2014 hingga 2016.  

Dodi Alex Noerdin, merupakan sosok yang tak asing bagi warga Sumatera Selatan.

Ia adalah putra sulung Mantan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin.

Selain sama-sama pernah menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin, mereka juga terjerembab dalam pusaran korupsi.

Sang ayah, Alex Noerdin, terjerat korupsi pengadaan gas bumi di Sumatera Selatan.

Selang beberapa bulan, kini, sang anak diduga terjerat kasus korupsi pengadaan infrastruktur.

Penulis : Dea Davina

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:18
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19