Kompas TV nasional hukum

Polisi Kian Gencar Berantas Jasa Pinjol yang Bikin Rugi Masyarakat

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 16:45 WIB

KOMPAS.TV - Sorotan langsung presiden atas maraknya jasa pinjaman online yang merugikan masyarakat membuat polisi kian gencar menindak para perusahaan pinjaman online yang melanggar hukum.

Namun penindakan tanpa kesadaran pribadi masyarakat untuk tak terpikat rayuan palsu jasa pinjol nakal tetaplah seakan mati satu tumbuh seribu.

Pinjam uang mudah, dan cepat, tanpa agunan, tanpa jaminan, tanpa pengecekan status kredit bank Indonesia, selalu menjadi trik manis aplikasi jasa pinjaman online atau pinjol memikat calon penggunanya.

Namun, tak semua orang mengetahui di balik dana pinjaman yang ditawarkan ada potongan dan bunga yang begitu besar.

Baca Juga: Daftar 106 Pinjol yang Terdaftar di OJK: Cara Cek Pinjol Legal atau Ilegal

Jika sang peminjam tak bisa membayar sesuai jangka waktu yang diberi, beragam ancaman dilancarkan oleh para penagih jasa pinjaman online.

Padahal jika ada unsur penipuan di dalam kesepakatan pinjaman online dan bahkan ada pengancaman maka pelakunya dapat dipidana.

Seperti yang dilakukan oleh para karyawan perusahaan pinjol yang digerebek di Sleman, Yogyakarta, 89 orang ditangkap dan Jumat siang dibawa ke Polda Jawa Barat.

Mereka mengoperasikan 23 aplikasi pinjaman online illegal.

Penangkapan ini berawal dari laporan korban yang bahkan sampai depresi dan masuk rumah sakit karena ancaman para penagih utang pinjaman online,

Polda Metro Jaya, juga telah menetapkan tiga orang tersangka dari 32 orang yang ditangkap dalam penggerebekan tujuh ruko perusahaan pinjaman online di Cipondoh, Tangerang Banten 14 Oktober lalu 29 orang sisanya dikenakan wajib lapor.

Perusahaan ini juga menjalankan 13 aplikasi pinjaman online dan tiga diantaranya legal dan terdaftar.

Selain penindakan oleh Polda Jabar dan Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri juga menetapkan 8 tersangka dari pengungkapan kasus pinjaman online ilegal di sejumlah wilayah DKI Jakarta dan Tangerang.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:34
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19