Kompas TV nasional hukum

Terjaring OTT, Bupati Musi Banyuasin dan Sejumlah ASN Tiba di Gedung KPK

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 12:04 WIB

KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap sejumlah pejabat di lingkungan Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Salah satu yang tertangkap tangan adalah Bupati Musi Banyuasin dan beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) pemerintah kabupaten.

Sejumlah pejabat pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sabtu (16/10) pagi ini tiba di gedung KPK.

Sebelumnya sejumlah ASN turut ditangkap KPK dan diperiksa di kejaksaan tinggi Sumatera Selatan.

Usai pemeriksaan sementara ASN ini langsung dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.

Kegiatan tangkap tangan yang dilakukan KPK terkait dugaan TPK suap pengadaan barang dan jasa infrastruktur di Kabupaten Musi, Banyuasin.

KPK juga menangkap Bupati Musi Banyuasin, Sumatera Selatan Dodi Reza Alex Noerdin yang merupakan anak mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dalam operasi tangkap tangan, Jumat (15/10) malam kemarin.

Tangkap tangan disebut terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa infrastruktur.

Plt juru bicara KPK Ali Fikri menyebutkan, pihak-pihak yang ditangkap saat ini tengah dimintai keterangan.

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan sikap dari hasil pemeriksaan yang saat ini masih berlangsung.

Baca Juga: Terjaring OTT KPK, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin Ternyata Punya Segudang Prestasi

Pada Jumat malam kemarin, 4 penyidik KPK juga menyegel ruang dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Penyegelan diduga terkait operasi tangkap tangan yang dilakukan kpk terhadap Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin.

Penyidik KPK sudah berada di lokasi sejak Jumat petang, setelah menyegel ruangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Musi Banyuasin, 4 penyidik KPK langsung meninggalkan kantor PUPR.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:39
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19