Kompas TV nasional peristiwa

Anggota Polisi yang Banting Mahasiswa Saat Demo, Brigadir NP Ditahan dan Kena Pasal Berlapis

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 07:42 WIB
anggota-polisi-yang-banting-mahasiswa-saat-demo-brigadir-np-ditahan-dan-kena-pasal-berlapis
Brigadir NP meminta maaf dan memeluk Faris, mahasiswa yang dibantingnya di Mapolresta Tangerang. Kini, Brigadir NP ditahan dan kena pasal berlapis. (Sumber: Humas Polda Banten)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggota kepolisian yang membanting mahasiswa saat demo peringatan HUT ke-389 Kabupaten Tangerang, Brigadir NP, ditahan dan dikenakan pasal berlapis.

Brigadir NP ditahan di Bidpropam Polda Banten usai diperiksa secara maraton oleh Dibisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri dan Bidpropam Polda Banten.

Berdasarkan arahan dari Kapolda Banten, penanganan dan pemberkasan terhadap Brigadir NP kini diambil alih oleh Poda Banten.

Baca Juga: Mabes Polri Pastikan Brigadir NP yang Smackdown Mahasiswa hingga Kejang Dapat Sanksi Tegas

Dari hasil pemeriksaan sementara, Brigadir NP kini dikenakan prasangka berlapis sesuai dengan aturan internal kepolisian. Adapun sanksi yang diberikan menjadi lebih berat dengan pasal berlapis.

“Kami sampaikan bahwa persangkaan terhadap dirinya berlapis. Berlapis itu artinya bisa dengan pasal yang berlapis dalam satu aturan internal, bisa juga dengan menggunakan aturan internal yang lainnya,” kata Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga, Jumat (15/10/2021).

“Jadi kami sampaikan kesungguhan menggunakan pasal berlapis karena fakta-fakta sudah ditemukan oleh pemeriksa dari tim Propam Polda kami,” sambungnya.

Sementara itu, mahasiswa yang dibanting Brigadir NP, Faris, sudah melakukan pemeriksaan rontgen di Rumah Sakit Harapan Mulya.

Baca Juga: Mabes Polri: Tindakan Brigadir NP Smackdown Mahasiswa Saat Pengamanan Demo di Luar Prosedur

Berdasarkan hasil rontgen, tidak ada kondisi fraktu, patah atau retak pada tulang mahasiswa UIN Maulana Hasanudin ini.

Penulis : Fiqih Rahmawati | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:29
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19