Kompas TV regional peristiwa

Polisi Grebek Kantor dan Tangkap Sindikat Pinjol Ilegal!

Jumat, 15 Oktober 2021 | 23:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV-  Terus menerus meresahkan dan menjerat masyarakat luas, polisi akhirnya turun tangan membongkar jaringan pinjaman online ilegal di sejumlah daerah.

Sejak Selasa (12/10/2021) lalu, Bareskrim Polri melakukan penggerebekan di 7 kantor pinjol ilegal di Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Polisi menangkap sejumlah tersangka.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Mabes Polri, mengungkap modus teror via SMS dan WhatsApp ke para nasabahnya.

Helmy menambahkan, polisi juga masih memburu seorang Warga Negara Asing (WNA) yang diduga berperan menjadi penyandang dana untuk menyebarkan SMS ancaman  kepada korban pinjol.

Selain di Jakarta, penggerebekan juga dilakukan di Sleman, Yogyakarta oleh Ditreskrimum Polda Jawa Barat bersama jajaran Polda DIY.

Baca Juga: Polda Bali Gelar Pasukan Pengamanan Jelang Konferensi Internasional 2022

Penggerebekan ini berawal dari seorang korban ke Polda Jabar.

Polisi menangkap 83 orang penagih utang atau debt collector, 2 HRD, dan 1 Manajer. Polisi juga menyita ratusan unit pc dan ponsel.

Jumat (15/10/2021) siang, puluhan orang  yang ditangkap di Sleman itu tiba di Polda Jabar.

Polisi menyebut ada 4 orang yang terlibat langsung dalam menjalankan bisnis pinjol illegal dan yang lain masih berstatus sebagai saksi.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo meminta dibuat tata kelola pinjol.

Menkominfo, Johnny G Plate mengatakan Presiden ingin tata kelola pinjol dilakukan agar tidak merugikan masyarakat.

Polisi harus terus mengusut dan membongkar jaringan pinjaman online illegal, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban.

Baca Juga: Sebar Berita Hoaks, 3 Konten Kreator Ditangkap Polisi

Penulis : Reny Mardika

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:59
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19