Kompas TV olahraga kompas sport

Bupati Sleman Beri Ultimatum kepada Pemegang Saham Mayoritas PT PSS

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:45 WIB
bupati-sleman-beri-ultimatum-kepada-pemegang-saham-mayoritas-pt-pss
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengecek pelaksanaan uji coba tempat wisata Tebing Breksi Sleman, Kamis (16/9/2021). (Sumber: Switzy Sabandar/KOMPAS.TV)

SLEMAN, KOMPAS.TV - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo memberikan ultimatum kepada pemegang saham mayoritas PT Putra Sleman Sembada (PSS) terkait tuntutan suporter kepada manajemen PSS Sleman. 

Hal tersebut dituturkan Kustini dalam pertemuan virtual dengan pemegang saham mayoritas PT PSS, Agus Projosasmito pada Jumat (15/10/2021). 

Kustini meminta Agus untuk bersikap tegas terhadap manajemen untuk segera memeberi respons tuntutan para suporter Super Elja. 

Baca Juga: Marco Garcia Paulo Janji Selesaikan Masalah di PSS Sleman secara Kekeluargaan

"Para suporter ini sudah lama menunggu bahkan ada yang sampai ke Jakarta dan Bandung," ungkap Kustini.

"Tapi sampai hari ini belum ada jawaban yang memuaskan. Maka dari itu saya di sini ingin meminta jawaban yang tegas dari pemegang saham."

Seperti diketahui, suporter PSS Sleman meminta kepada manajemen klub untuk mendepak pelatih Dejan Antonic, bek Arthur Irawan, serta Direktur Utama PSS Marco Garcia Paulo, lantaran performa klub yang buruk di seri pertama Liga 1 2021-22. 

Saat ini, PSS berada di posisi 15 klasemen sementara Liga 1 2021-22 dan baru meraih 1 kemenangan dari 6 pertandingan. 

"Saya memantau PSS dari jauh. Dan dari informasi yang saya dengar (tuntutan) akan dipenuhi sebelum pertandingan seri ke dua," lanjut kustini.

"Tapi sampai ini belum ada jawaban tegas yang akhirnya memicu kemarahan para suporter."

Penulis : Gilang Romadhan | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:25
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19