Kompas TV regional berita daerah

Bejat! Bapak Hamili Anak Tiri, Dihembuskan Isu Jika Korban Dihamili Makhluk Halus

Jumat, 15 Oktober 2021 | 18:51 WIB

MADIUN, KOMPAS.TV - Seorang bapak di Madiun Jawa Timur tega menghamili anak tirinya yang masih berstatus pelajar SMP hingga hamil dan melahirkan. Ironisnya kasus kekerasan seksual itu sempat ditutup-tutupi dengan isu jin atau mahluk halus yang menghamili korban.

Tersangka kekerasan seksual berinisial S, warga Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Ia tertunduk malu saat digelandang ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Madiun

Ia ditangkap karena mencabuli anak tirinya sendiri, yang masih berusia 14 tahun dan masih duduk di bangku SMP. Pencabulan dilakukan tersangka berulang kali sejak bulan Januari 2020 sampai Februari 2021 hingga membuat korban hamil dan melahirkan bayi laki-laki.

Untuk melancarkan aksi bejatnya, tersangka selalu mengancam korban dengan cara membekap mulutnya, lalu mengiming-imingi korban dengan sejumlah uang. Kekerasan seksual itu dilakukannya berulang kali hingga 3 kali dalam seminggu.

Baca Juga: Detik-detik Penangkapan Pelaku Kejahatan Seksual Anak, Pelaku Sempat Berkelit

Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Ryan Wiraraja Pratama menyebutkan bahwa awalnya tersangka selalu berbelit saat diperiksa oleh polisi. Bahkan untuk menutupi kasus kejahatan seksual tersebut, sempat diedarkan isu bahwa yang menghamili korban adalah sesosok makhluk halus atau jin yang tinggal di samping rumahnya.

Namun setelah dilakukan tes DNA, ternyata jabang bayi tersebut identik dengan DNA Pelaku dan akhirnya pelaku pun mengakuinya jika dirinya mencabuli korban.

Baca Juga: Siswi SD Korban Kekerasan Seksual Jalani Pemeriksaan Psikis

Polisi telah mengamankan barang bukti kejahatan seksual tersebut, yakni pakaian korban. Kini tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dikenakan pasal tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.

 

#bapakhamilianak #bapakcabulianak #kejahatanseksual #predatoranak

Penulis : KompasTV Jember

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Pasien COVID-19 Di Sulut Menurun

Rabu, 1 Desember 2021 | 12:55 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
13:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19