Kompas TV nasional kriminal

Sebar Ratusan Konten Hoaks dan SARA Lewat YouTube, Aktual TV Raup Untung Hingga Rp 2 Miliar

Jumat, 15 Oktober 2021 | 18:29 WIB
sebar-ratusan-konten-hoaks-dan-sara-lewat-youtube-aktual-tv-raup-untung-hingga-rp-2-miliar
Konferesni pers perkara penyebaran berita bohong berkedok media televisi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (15/10/2021). (Sumber: KOMPAS TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polres Metro Jakarta Pusat menangkap AZ, pemiliki akun YouTube Aktual TV karena menyebarkan konten hoaks dan SARA di kanalnya.

AZ merupakan seorang direktur televisi swasta di Jawa Timur. Akan tetapi, kanal YouTube yang dimaksud ini diluar dari televisi swasta yang dikelolanya.

Berdasarkan data statistik yang tertera di kanal YouTube Aktual TV, kanal ini sudah dibuat sejak 30 Maret 2019 lalu. Hingga kini, seluruh kontennya sudah ditonton sebanyak 42.188.774 kali.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, AZ ditangkap bersama dua orang lainnya dirumahnya masing-masing yang berada di Bondowoso, Jawa Timur.

"Sebanyak tiga orang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka memiliki peran masing-masing yakni AZ selaku pemilik kanal Aktual TV, pembuat ide konten, mengarahkan dan mensortir hasil editing konten yang akan dipublikasikan," kata Hengki dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jum'at (15/10/2021).

,"Kemudian, M selaku pengelola, pembuat dan editor konten. Lalu, AF yang berperan sebagai pengisi suara (narator) konten Aktual TV," jelasnya.

Baca juga: Polri Ungkap Fenomena Baru Kejahatan Siber yang Berkedok Media TV lewat Platform YouTube

Hengki menjelaskan, tim penyidik menemukan ada sebanyak 765 konten dalam kanal Aktual TV yang bersifat hoaks dan provokatif.

Konten tersebut disebar ke berbagai media sosial melalui WA (WhatsApp), Twitter dan lain-lain.

"Ini membahayakan karena dapat memicu perpecahan di masyarakat," kata dia.

Penulis : Baitur Rohman | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:19
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19