Kompas TV regional berita daerah

Insentif Nakes Banjarmasin Tertunggak, Bakeuda Tunggu Permintaan Dinas Kesehatan

Jumat, 15 Oktober 2021 | 17:10 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Seperti di daerah lain, tunggakan insentif bagi tenaga kesehatan atau nakes juga terjadi di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kabar tersebut dibenarkan Badan Keuangan Daerah, Bakeuda Kota Banjarmasin saat dikonfirmasi kamis siang (14/10/2021).

Menurut Bakeuda, insentif nakes yang menunggak ialah sekitar 1.48 miliar rupiah sebagian besar telah dibayar dari sebelumnya 8 miliar rupiah.

Terkait sebab penunggakan, Bakeuda Banjarmasin menerangkan bahwa insentif baru bisa dicairkan dengan terlebih dahulu mendapat permintaan dari SKPD terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dalam bentuk surat permintaan membayar atau SPM.

Baca Juga: Baru Sekitar 18 Persen, Capaian Vaksinasi Kabupaten Banjar Terendah Se Kalimantan Selatan

Kabid Perbendaharaan Bakeuda Banjarmasin, Apriana Amalia, menerangkan terjadinya tunggakan umumnya disebabkan SKPD terkait yang belum mengajukan SPM.

Aprana juga menyebut adanya refocusing dari anggaran yang sebelumnya dari pusat untuk insentif nakes menjadi dana dari daerah melalui dana alokasi umum (DAU) dan dana bagi hasil (DBH).

Sedangkan saat ini sedang dilakukan pembayaran hingga bulan agustus 2021.

"Ini tergantung permintaan dari Dinas Kesehatan, ini kan sampai agustus kita selesaikan dulu, kalau selesai, permintaan september masuk, kalau kasus covid-19nya tidak ada ya tidak bisa dimintakan juga," ungkap Apriana Amalia.

Baca Juga: Insentif Nakes di Banjarbaru Belum Dibayar, Kadinkes : Nilainya Hanya 75 Persen dari Tahun Lalu

Sementara total dana yang disiapkan untuk insentif nakes di Banjarmasin mencapai 18 miliar rupiah.

Kabar baiknya jumlah tersebut masih sama dengan tahun 2020 meski menggunakan anggaran daerah bukan lagi pusat.

Namun belum tentu sepenuhnya disalurkan melainkan menyesuaikan permintaan dinas terkait.

Sedangkan di Banjarmasin terdata jumlah nakes yang menerima insentif adalah berjumlah 5.882 orang.

Penulis : KompasTV Banjarmasin

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:36
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19