Kompas TV regional agama

NU Jelaskan Langkah agar Anak-anak Tidak Terjerumus Radikalisme

Jumat, 15 Oktober 2021 | 16:28 WIB
nu-jelaskan-langkah-agar-anak-anak-tidak-terjerumus-radikalisme
Ilustrasi waspadai ancaman radikalisme. NU lewat Marsudi Suhud menjelaskan langkah agar anak tidak terjebak radikalisme (Sumber: kompasiana.com)

Penulis : Dedik Priyanto | Editor : Vyara Lestari

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH. Marsudi Syuhud meminta agar Indonesia tidak terjebak doktrin radikalisme, dan anak-anak di Indonesia harus diajari untuk belajar nilai-nilai kemanusiaan. Nilai-nilai ini menurutnya penting untuk ditanamkan ke generasi penerus agar tidak salah langkah dan terjebak ideologi merusak itu.

"Anak cucu kita doktrinkan tentang sifat-sifat kemanusiaan," kata dia dalam webinar bertajuk "Densus 88, Penanganan Terorisme dan Narasi Islamafobia" di Jakarta, Kamis (14/10/2021), seperti dikutip Antara.

Anak-anak sebagai penerus bangsa menurutnya penting untuk diajari sifat kemanusiaan ini secara universal. Sebab, menurut Marsudi, seseorang—apalagi jika sedari kecil ditanamkan sifat ini, akan sukar termakan pengaruh radikalisme.

Selain soal penanaman sifat kemanusiaan yang universal, hal kedua yang menurutnya penting dilakukan adalah soal menghargai agama atau kebudayaan berbeda.

Lebih lanjut ia menjelaskan, menghargai itu bermakna penghormatan akan adanya perbedaan dalam hidup di tengah masyarakat.

Baca Juga: Isu NII di Garut, Ridwan Kamil: Tak Boleh Ada Radikalisme di Jawa Barat

Titik ini, lanjut Marsudi, yang tidak dimiliki oleh mereka para teroris yang menjebak anak-anak dengan doktrin jihad.

"Orang-orang yang mempunyai paham jihad dengan kekerasan dalam kategori terorisme karena tidak adanya rasa kemanusiaan," tuturnya.

Lebih lanjut, wakil ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu juga menjelaskan tentang doktrin agama yang sangat membenci menyakiti sesama. Bahkan dilarang keras.

"Inti ajaran kemanusiaan, barang siapa yang membunuh orang tanpa dia membunuh atau tanpa dia membuat kerusakan di muka Bumi, maka seolah-olah orang itu membunuh semua manusia," katanya.

Sumber : Kompas TV/Antara


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:46
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19