Kompas TV regional berita daerah

Rudenim Makassar lakukan Monev Penggunaaan E-Motion ke Pengungsi Luar Negeri

Senin, 18 Oktober 2021 | 13:47 WIB
rudenim-makassar-lakukan-monev-penggunaaan-e-motion-ke-pengungsi-luar-negeri
Petugas sedang memberi arahan terkait aplikasi E-motion

MAKASSAR, KOMPAS.TV - Rudenim (Rumah Detensi Imigrasi) Makassar lakukan monitoring dan evaluasi penggunaan Aplikasi E-Motion (Electronic Immigrant Mobile Administration) ke seluruh pengungsi luar negeri yang berada di Kota Makassar, Rabu-Kamis (13-14/10/2021).

Aplikasi E-Motion yang dilaunching pada tanggal 16 Juni 2021 dan mendapatkan sertifikat hak cipta pada tanggal 25 Juni 2021 bertujuan untuk memudahkan pengungsi dalam melakukan laporan bulanan ke Rudenim.

"Merujuk ke Perpres 125 tahun 2016, pengungsi wajib lapor diri setiap bulan ke Rudenim. Melalui E-Motion, pengungsi tak perlu ke Rudenim Makassar, cukup lapor diri dari shelternya" Kata Alimuddin selaku Kepala Rudenim Makassar.

Alimuddin menambahkan, salah satu tujuan laporan bulanan adalah sebagai bentuk pengawasan dengan memastikan keberadaan pengungsi di shelternya, karena pengungsi hanya diizinkan untuk berada di tempat yang telah ditentukan.

"Kami lakukan kunci lokasi dalam aplikasi, sehingga laporan bulanan hanya bisa dilakukan di shelter, namun beberapa kendala masih dikeluhkan oleh pengungsi, oleh karena itu monitoring ini bertujuan untuk mendampingi dan menginventarisir kendala-kendala mereka guna kami carikan solusinya," ucap Alimuddin

Menurut Alimuddin saat ini baru 25 persen yang melapor melalui E-Motion dari 1.623 pengungsi yang tersebar di 20 tempat penampungan di Kota Makassar, ia menekankan seluruh pengungsi di Kota Makassar wajib menggunakan E-Motion.

"Saat ini kami masih tahapan sosialisasi, termasuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kendala-kendala di lapangan. Target kami tahun 2022 semua pengungsi telah menggunakan E-Motion untuk lapor diri," ucapnya.

Alimuddin menegaskan ancaman penindakan bagi pengungsi yang tidak lapor diri selama tiga kali berturut-turut merujuk pada Perpres Penanganan Pengungsi, dalam Pasal 36 disebutkan apabila pengungsi tidak lakukan lapor diri selama tiga kali berturut-turut maka dapat ditempatkan di Rudenim.

#imigran
#monev
#pengungsi

Penulis : KompasTV Makassar

Sumber : Kompas TV Makassar



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:16
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19