Kompas TV nasional update

Rachel Vennya Kabur Karantina, Wiku: Proses Hukum Sedang Berjalan

Jumat, 15 Oktober 2021 | 14:12 WIB

KOMPAS.TV - Pangdam Jaya memastikan akan menyelidiki dugaan keterlibatan anggota TNI yang membantu Selebgram Rachel Vennya kabur dari lokasi karantina covid-19 di Wisma Atlet.

Sementara melalui Instagramnya, Rachel Vennya meminta maaf atas tindakan yang ia lakukan.

Kasus kaburnya Selebgram Rachel Venya dari karantina di Wisma Atlet dan adanya keterlibatan anggota TNI disikapi serius oleh Pangdam Jaya.

Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyo Aji membenarkan kaburnya Rachel diduga melibatkan anggota TNI berinisial F-S yang bertugas di bagian pengamanan Satgas Covid-19 Bandara Soekarno-Hatta.

F-S diduga mengatur agar Rachel dapat menghindari prosedur pelaksanaan karantina yang harus dilalui setelah melakukan perjalanan dari luar negeri. F-S saat ini tengah diperiksa oleh Kodam Jaya.

Sementara, Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan proses hukum tetap berjalan terkait kasus kaburnya Selebgram Rachel Vennya dari kewajiban karantina setelah melakukan perjalanan internasional.  

Selebgram Rachel Vennya kabur saat menjalani karantina di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet  di Pademangan, Jakarta Utara.

Baca Juga: Rachel Vennya Tulis Permohonan Maaf di Instagram, Akui Kabur dari Karantina

Karantina mandiri harus ia jalani seusai berlibur dari Amerika Serikat selama delapan hari, namun baru tiga hari menjalani isolasi Rachel diketahui kabur.

Karantina mandiri dilakukan sebagai upaya melindungi masyarakat dari risiko penularan covid-19.

Sesuai dengan pasal 93 UU Kekarantinaan Kesehatan mengatur setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan dan atau menghalang-halangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan sehingga menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan atau pidana denda paling banyak Rp 100 juta.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:58
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19