Kompas TV regional berita daerah

Ketahui Syarat Pakai Pelat Nomor Cantik dan Besaran Biaya yang Diperlukan

Jumat, 15 Oktober 2021 | 13:20 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.TV - Setiap kendaraan bermotor wajib memiliki Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB) atau yang dikenal dengan pelat nomor.

Umumnya pelat nomor terdiri dari kode wilayah, empat nomor urut registrasi, serta seri huruf.

Namun, kombinasi pelat nomor juga bisa disesuaikan dengan keinginan, yang biasa dikenal dengan pelat cantik atau NRKB pilihan.

Menurut Peraturan Polisi Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor, ada syarat yang dibutuhkan untuk memakai pelat nomor cantik.

NRKB pilihan atau pelat nomor cantik dapat diterbitkan dengan mengisi formulir permohonan dan menyertakan bukti pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) NRKB Pilihan.

Selain itu, NRKB pilihan berlaku selama 5 tahun, dan tidak dapat dipindahtangankan tanpa membayar PNBP.

Jika masa berlaku NRKB pilihan habis dan tidak dilanjutkan, maka akan diberikan pelat nomor sesuai urutan.

Berikut daftar biaya penerbitan pelat nomor cantik atau NRKB pilihan:

1. NRKB satu angka. Tidak ada huruf di belakang Rp20 juta. Ada huruf di belakang Rp15 juta.

2. NRKB dua angka. Tidak ada huruf di belakang Rp15 juta. Ada huruf di belakang Rp10 juta.

 3. NRKB tiga angka. Tidak ada huruf di belakang Rp10 juta. Ada huruf di belakang Rp7,5 juta.

4. NRKB empat angka. Tidak ada huruf di belakang Rp7,5 juta. Ada huruf di belakang Rp5 juta.

Mengubah NRKB biasa menjadi pelat nomor pilihan merupakan salah satu modifikasi yang dianggap legal oleh kepolisian.

Namun, pemilik kendaraan dilarang mengubah bentuk pelat nomor, atau menggeser posisi angka agar lebih dekat ke huruf karena pelat nomor memiliki spesifikasi khusus sesuai standar yang berlaku di Indonesia.

Grafis: Joshua Victor

#pelatnomorcantik #syaratdanbiayacustomplatnomor #pelatnomorkendaraan 

Penulis : Kompastv Lampung

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:27
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19