Kompas TV regional berita daerah

Ironis, Kerumunan di Pertemuan Wali Kota se-Indonesia

Jumat, 15 Oktober 2021 | 12:57 WIB

SLEMAN, KOMPAS.TV - Pertemuan wali kota se-Indonesia yang membahas percepatan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 di Sleman, Yogyakarta, memicu kerumunan. Pertemuan yang turut dihadiri Gibran Rakabuming Raka, Bobby Nasution dan Bima Arya ini tidak menerapkan jaga jarak.

Kerumunan tak terhindarkan hingga para peserta terlihat saling berdesakan.  Hal ini sangat disayangkan, karena seharusnya pertemuan bisa dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan, atau bahkan secara virtual untuk menghindari kerumunan. Meski telah diingatkan oleh petugas namun pengunjung yang hadir tidak bisa dikendalikan.

Pertemuan yang diadakan oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) digelar untuk membahas percepatan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Dalam konferensi pers, ketua Apeksi Bima Arya menyatakan, masyarakat harus beradaptasi menggunakan teknologi untuk menuju endemi. Sementara Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, yang turut hadir menyatakan akan berupaya untuk melakukan digitalisasi UMKM demi kemajuan ekonomi.

Sementara itu, kerumunan makin tak terhindarkan karena peserta yang datang berebut untuk foto bersama anak serta menantu Presiden Joko Widodo, Gibran Raka Buming Raka dan Bobby Nasution, selaku Wali Kota Solo dan Wali Kota Medan. Padahal, pihak pengelola hotel telah berkali-kali mengingatkan orang yang berada di dalam ruangan  agar tidak berkerumun, namun teguran itu tidak dihiraukan.

#bimaarya #dihadirigibranrakabumingraka #pertemuanwalikotaseindonesia

Penulis : KompasTV Jateng

Sumber : Kompas TV Jateng



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:58
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19