Kompas TV nasional kriminal

Kejahatan Seksual Menjadi Salah Satu Kejahatan Paling Sulit Diproses hingga Tuntas

Jumat, 15 Oktober 2021 | 12:31 WIB
kejahatan-seksual-menjadi-salah-satu-kejahatan-paling-sulit-diproses-hingga-tuntas
Ilustrasi: Kejahatan seksual sebagai salah satu jenis kejahatan yang paling sulit diproses hingga tuntas. (Sumber: Tribunnews)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Psikolog Forensik Reza Indragiri Amriel mengamini kesimpulan para ilmuwan yang menyebut kejahatan seksual sebagai salah satu jenis kejahatan yang paling sulit diproses hingga tuntas. Tuntas dalam arti diproses dengan cara-cara yang berpihak kepada korban.

"Salah satu jenis kejahatan yang paling sulit untuk diproses hingga tuntas apalagi dituntaskan dengan cara-cara yang berpihak kepada korban, itu salah satu yang paling sulit adalah kasus kejahatan seksual," kata Reza kepada Kompas TV dalam program "Dialog Sapa Indonesia Pagi", Jumat (15/10/2021).

Reza menjelaskan hal tersebut berdasar pada data yang menunjukkan bahwa pengungkapan kejahatan seksual di Amerika Serikat mengalami penurunan.

Pada era 60-an, diketahui pengungkapan kasus bisa mencapai 60 persen di negeri Paman Sam itu. Sementara berdasarkan data tahun 2017, kata dia, anjlok menjadi 30 persen.

Baca Juga: Ini Pentingnya Gunakan Perspektif Korban dalam Penyelesaian Kasus Kekerasan Seksual Anak

Selain itu di Indonesia, jumlah korban kejahatan seksual yang berani melapor kepada otoritas kepolisian hanya berkisar pada 25-40 persen.

"Itu artinya, kebanyakan korban banyak yang memilih tidak untuk melapor atau bahkan mungkin dipaksa untuk tidak melapor," jelasnya.

Data tersebut, kata Reza, merupakan sebuah gambaran terkait kompleksnya pengungkapan kasus kejahatan seksual.

Oleh karena itu, orang pertama yang mendapat gelar Master Psikologi Forensik di Indonesia ini pertama-tama ingin memberi penghargaan kepada para penyintas kejahatan seksual yang telah mengaku sebagai korban.

Meski kemudian, lebih banyak kasus tersebut tidak sampai kepada kantor kepolisian.

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:10
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19