Kompas TV internasional kompas dunia

Dikarantina karena Covid-19, Pria Ini Pukuli Istrinya setelah Tak Diizinkan Bertemu Anaknya

Jumat, 15 Oktober 2021 | 11:49 WIB
dikarantina-karena-covid-19-pria-ini-pukuli-istrinya-setelah-tak-diizinkan-bertemu-anaknya
Ilustrasi kekerasan dalam rumah tangga. Pria di Malaysia yang tengah jalani karantina Covid-19 ditangkap polisi setelah memukuli istrinya.  (Sumber: Shutterstock)

SELANGOR, KOMPAS.TV - Pria di Malaysia yang tengah jalani karantina Covid-19 ditangkap polisi setelah memukuli istrinya.

Pria itu melakukan hal tersebut karena tak diizinkan bertemu anaknya.

Berdasarkan pernyataan dari Departemen Kepolisian Ampang Jaya, pria berusia 35 tahun yang tengah dikarantina itu mengamuk setelah tak bisa bertemu anaknya.

Ia kemudian memukuli istrinya di rumah mereka di Taman Kosas, Ampang, Selangor karena hal itu.

Baca Juga: Novelis Irlandia Ini Boikot Penerbit Israel Demi Perjuangkan Hak Rakyat Palestina, Tel Aviv Berang

Kepala Polisi Ampang Jaya Asisten Komisaris Mohammad Farouk Eshak mengatakan serangan itu terjadi, Jumat (8/10/2021) sore pekan lalu.

“Tersangka marah karena tak bisa bertemu keempat anaknya,” tuturnya dikutip dari World of Buzz.

“Anaknya, berusia antara delapan bulan dan tujuh tahun, ditempatkan di rumah kenalannya, karena tersangka sedang di karantina,” lanjutnya.

Mohamad Farouk mengatakan pelaku sempat bertengkar dengan istrinya, sebelum kemudian memukulinya menggunakan tangan dan tongkat kayu.

Baca Juga: Diancam Taliban, Maskapai Internasional Ini Hentikan Penerbangan ke Kabul

Penulis : Haryo Jati | Editor : Edy A. Putra

Sumber : World of Buzz



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Vaksinasi Didalam Kendaraan Tempur

Senin, 29 November 2021 | 12:40 WIB
Berita Daerah

Rem Blong! Truk Hantam 5 Mobil

Senin, 29 November 2021 | 12:35 WIB
Berita Daerah

Penumpang Mulai Padati Pelabuhan Siau

Senin, 29 November 2021 | 12:35 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
13:03
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19