Kompas TV nasional peristiwa

Dear Rachel Vennya, Dapat Pesan dari Menkes: Kembali dan Dihukum

Jumat, 15 Oktober 2021 | 06:13 WIB
dear-rachel-vennya-dapat-pesan-dari-menkes-kembali-dan-dihukum
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang ikut mengomentari kaburnya selebgram Rachel Vennya saat karantina. (Sumber: setkab.go.id)

JAKARTA, KOMPAS.TV— Viral nama selegram Rachel Vennya yang kabur saat menjalani karantina usai dari luar negeri akhirnya sampai ke telinga Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Secara tegas, Menkes mengatakan tindakan Rachel Vennya melanggar aturan karantina dan bisa dijatuhi hukuman. 

"Ya, harusnya dia segera masuk karantina lagi. Dia harusnya masuk karantina lagi dan dihukum supaya jangan melanggar lagi," kata Budi di Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (14/10/2021).

Meski dirinya bukan pada tupoksi memberi hukuman tersebut, namun Budi Gunadi mengatakan, tindakan yang dilakukan Rachel Vennya dapat memberikan risiko kepada publikasi.

Baca Juga: [Top3News] Polisi Gerebek Collector Pinjol | Pangdam Jaya Soal Rachel Vennya | Penerbangan Bali Buka

Sebab, karantina yang dilakukan di tengah masa pandemi Covid-19 bukan hanya untuk kepentingan pribadi, namun demi kepentingan masyarakat.

"Kalau dia melanggar itu, dia memberikan risiko ke publik, ke masyarakat," tegas Budi Gunadi seperti dikutip dari Antara.

Rachel Vennya pun sudah memberikan klarifikasi terhadap hal tersebut. Mengutip pemberitaan KOMPAS TV sebelumnya, selebgram Rachel Vennya mengunggah permintaan maafnya di akun Instagram pribadinya, Kamis (14/10) kemarin.

Namun, dalam permintaan maaf tersebut, mantan istri Niko Al Hakim ini tidak menyinggung soal kabur dari karantina yang kini tengah menjadi kontroversi di dunia maya.

Baca Juga: Begini Alur Oknum TNI yang Bantu Rachel Vennya Kabur dari Karantina

Penulis : Gading Persada

Sumber : Antara


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:15
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19