Kompas TV nasional hukum

Direktur TV Swasta Ditangkap Polisi, Diduga Sebar Berita Hoaks dan SARA

Kamis, 14 Oktober 2021 | 20:21 WIB
direktur-tv-swasta-ditangkap-polisi-diduga-sebar-berita-hoaks-dan-sara
Ilustrasi penculikan hoax (Sumber: Thinkstock)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Seorang direktur televisi swasta yang belum diketahui identitasnya ditangkap polisi dari Polres Metro Jakarta Pusat.

Penangkapan terhadap direktur televisi swasta tersebut diduga karena terkait penyebaran berita bohong atau hoaks dan bernada SARA.

Baca Juga: Menteri Tjahjo Kumolo Minta Maaf Usai Sebar Foto Hoaks Tol Cisumdawu

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Hariyanto membenarkan adanya penangkapan terhadap direktur televisi swasta tersebut.

"Benar ada penangkapan itu," kata Setyo saat dikonfirmasi di Jakarta pada Kamis (14/10/2021).

Berdadarkan informasi yang dihimpun, direktur TV swasta tersebut ditangkap di wilayah Jawa Timur. Selanjutnya, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

Baca Juga: Dikabarkan Meninggal Dunia, Roy Kiyoshi akan Laporkan Pembuat Berita Hoaks ke Polisi

Namun demikian, Setyo enggan membeberkan detail kasus penyebaran berita hoaks dan SARa tersebut.

Termasuk, kata dia, soal identitas direktur TV swasta yang ditangkap pihak kepolisian maupun kronologi kasusnya.

Setyo menambahkan, informasi detail mengenai kasus dan penangkapan pelaku terkait kasus ini baru akan disampaikan oleh Kapolda Metro Jaya pada Jumat (15/10/2021) besok.

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:23
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19