Kompas TV klik360 sinau

Bikin Susah Move On! Sedih Saat Atlet Idola Kalah Di Pertandingan? Ini Cara Mengatasinya

Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:51 WIB

KOMPAS.TV-Dalam sebuah kompetisi, terutama kompetisi olahraga ,  ada yang kalah, dan pasti ada yang menang. Meski tidak ikut bertanding, dan hanya menonton, banyak dari kita ,yang ikut deg-degan di momen penting pertandingan. Misalnya saja , ketika pendukung sepak bola merasakan ketegangan adu penalti. Apalagi ketika tim yang didukung mengalami kekalahan. rasanya sungguh mengecewakan.

Menurut ahli, kekalahan atau kegagalan, bisa membuat seseorang, dibanjiri perasaan sedih dan tidak nyaman.

Melansir Kompas.com. Kesedihan berlebihan akibat kekalahan  tim atau atlet kesayangan,  dapat membuat pendukung mengalami gejala depresi.

Baiknya, kita menerima kekalahan itu. dan berikut tips mengatasi rasa kecewa jika atlet dan tim idola kalah:

1.Ingatlah  itu hanya permainan, saat sesuatu dipandang secara emosional, maka akan terlihat lebih besar, daripada sebenarnya.

2.Tetap bersosialisasi, menarik diri dari lingkungan sosial, semakin membuat suasana hati memburuk.

3.Pikirkan perasaan pendukung lawan, memberikan selamat pada lawan, merupakan hal yang positif dalam olahraga.

4.Melakukan kegiatan bermanfaat, ketika kompetisi berakhir, isi waktu kosong dengan hal yang membuat hati bahagia.

5.Membicarakannya, diskusi dengan sesama penggemar yang mengalami kekecewaan. Akan membantu mengingat, bahwa kita tak sendirian.

6.Konsultasi dengan ahli jika perlu, jika perasaan semakin memburuk, dan mulai mengganggu pola tidur, pekerjaan, perlu dipertimbangkan untuk konsultasi dengan profesional.

Baca Juga: Atlet Jabar Peraih Emas PON Pulang Naik Bus Umum, Tak Ingin Disambut Meriah

https://www.kompas.tv/article/221628/atlet-jabar-peraih-emas-pon-pulang-naik-bus-umum-tak-ingin-disambut-meriah 

Grafis: Joshua Victor

Penulis : Sunbhio Pratama

Sumber : diolah dari berbagai sumber


BERITA LAINNYA


Gaya Hidup

Apa Itu Istilah FOMO-JOMO?

Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:50 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
16:54
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19