Kompas TV regional berita daerah

Polisi Tangkap 2 Pelaku Pengekspor Benur

Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:10 WIB

SUKABUMI, KOMPAS.TV - Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi Jawa Barat, menangkap dua orang pria pelaku penjual Benur, berinisial M dan RA, yang ditangkap di Wilayah Puncak Bogor saat akan menjual Benur ke pengepul besar.  Benur tersebut dijual dengan cara dikemas ke dalam puluhan plastik lalu dibawa ke dalam sebuah wadah dan dikirim yang rencananya akan diekspor keluar Negeri. Dari tangan pelaku Polisi mengamankan dua jenis Benur dengan total sebanyak 768 ekor, yang terdiri dari 443 ekor Benur jenis pasir, 325 ekor Benur jenis mutiara . 

Kedua Pelaku memiliki peran yang berbeda, M adalah seorang pengepul yang  sudah biasa berwira usaha dibidang Benur ,sementara RA adalah karyawan dari M. Mereka biasanya mencari Benur tersebut membeli dari para nelayan palabuhanratu, dengan harga per ekor 9000 rupiah untuk jenis pasir dan 13 ribu rupiah untuk jenis mutiara. Sementara pelaku mendapatkan keuntungan 500 rupiah dalam satu ekor Benur  saat dijual kepengepul besar. Dalam satu bulan mereka bisa menjual sebanyak 5 kali, dengan keuntungan hingga 100 juta rupiah. 

Menurut Polisi, penangkapan tersebut dilakukan atas dasar peraturan menteri kelautan tentang larangan penangkapan dan penjualan Benur untuk diekspor keluar negeri. Kedua pelakupun terancam 8 tahun penjara, sesuai undang undang perikanan. 

Setelah dilakukan penangkapan Benurpun langsung dilepas liarkan oleh anggota Polisi dan dinas perikanan dan kelautan dilaut lepas Perairan Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. 

Penulis : KompasTV Sukabumi

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

BPN Kaltim Antisipasi Mafia Tanah

Sabtu, 27 November 2021 | 03:03 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
04:05
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19