Kompas TV internasional kompas dunia

Taliban Berkuasa, Rabbi Yahudi Evakuasi 4 Anak Afghanistan agar Bisa Bersatu dengan Ibunya

Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:14 WIB
taliban-berkuasa-rabbi-yahudi-evakuasi-4-anak-afghanistan-agar-bisa-bersatu-dengan-ibunya
Rabbi Moshe Margaretten bersama dengan keluarga perempuan dan empat anak-anak Afghanistan yang sudah dievakuasinya. (Sumber: Tzadek Asosiasi Via BBC)

NEW YORK, KOMPAS.TV - Tindakan heroik dilakukan Rabbi Yahudi yang mengevakuasi empat anak Afghanistan ketika Taliban kembali berkuasa.

Hal itu dilakukan oleh Rabbi Moshe Margaretten, 41 tahun, yang berasal darui New York, Amerika Serikat.

Sang Rabbi mengungkapkan empat anak yang berusia di bawah 18 tahun itu bersembunyi di Ibu Kota Afghanistan, Kabul, saat Taliban kembali menguasai kota itu pada 15 Agustus.

Sebelumnya, sejumlah besar warga Afghanitan berkumpul di gerbang Bandara Kabul untuk meninggalkan negara tersebut.

Baca Juga: Qatar Desak Dunia Terlibat dengan Taliban, namun Pengakuan atas Pemerintah Taliban Belum Prioritas

Keempat anak itu sebelumnya tinggal dengan kerabatnya, setelah sang ibu meninggalkan Afghanistan ke AS, setahun sebelumnya.

Ketika itu, sang ibu mencari suaminya yang tiba-tiba menghilang.

Sang Rabbi kemudian bertemu dengan ibu anak-anak tersebut, dan langsung menawarkan bantuannya.

“Saya memikirkan keempat anak itu, semuanya berusia lebih muda dari 18 tahun. Saya pikir siapa yang tahu apakah mereka masih hidup atau tidak. Saya harus mencoba mencari mereka,” tuturnya dikutip dari BBC.

“Saya mengatakan kepadanya (sang ibu), percaya atau tidak, saya pikir saya bisa membantu anak-anak itu pergi ke bandara,” kata Rabbi Margaretten.

Penulis : Haryo Jati | Editor : Desy Afrianti

Sumber : BBC


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:21
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19