Kompas TV regional berita daerah

Budidaya Landak Mini, Peluang Bisnis dengan Untung Jumbo

Kamis, 14 Oktober 2021 | 10:16 WIB

MALANG, KOMPAS.TV - Berawal dari hobi, seorang warga di Kota Malang Jawa Timur sukses menggeluti usaha budidaya landak mini. Hewan mungil berduri itu makin dicintai masyarakat hingga mendatangkan peluang bisnis menjanjikan. Berikut ini cara budidaya landak mini.

Salah satu peternak landak mini yang berhasil adalah Firman Imawan, warga Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Budidaya landak mini dilakukan dengan memanfaatkan salah satu ruangan di rumahnya.

Budidaya landak mini berawal dari hobinya memelihara binatang. Pada tahun 2018, Firman mulai mencoba memelihara landak mini. Berawal dari dua pasang, kini jumlah landak mini miliknya terus bertambah.

Baca Juga: Tips Budidaya Burung Kenari Lokal dan Persilangan di Lahan Sempit Lorong Rumah

Firman menggunakan teknik khusus dalam budidaya landak mini, yakni teknik jeda pada proses beranak atau melahirkan. Landak betina hanya diberikan waktu dua kali beranak atau melahirkan dalam kurun waktu 1 tahun dengan jeda 4 bulan.

Satu indukan bisa menghasilkan empat anak dalam setahun. Teknik ini dilakukan agar kondisi indukan landak tetap sehat dan anakan yang dihasilkan berkualitas bagus, sehat dan kuat dari serangan penyakit.

Satu ekor landak mini dijual dengan harga bervariasi, mulai 180 ribu hingga 500 ribu rupiah tergantung ukuran dan jenisnya.

Baca Juga: Budidaya Kucing Bengal Datangkan Untung, Warna Bulu Mirip Macan Tutul

Dalam 1 bulan, Firman mengaku bisa menjual belasan ekor landak mini. Bahkan ia kewalahan memenuhi permintaan dari penghobi landak mini yang terus meningkat.

Berkembangnya usaha budidaya landak mini membuat Firman semakin serius menggelutinya dan membuatnya enggan merantau lagi untuk bekerja ke Bali

#LandakMini #BudidayaLandak #KotaMalang

Penulis : KompasTV Jember

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:30
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19