Kompas TV nasional agama

MUI Kritik Keputusan Pemerintah Geser Hari Libur Keagamaan Maulid Nabi Muhammad SAW

Kamis, 14 Oktober 2021 | 10:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah menggeser dua hari libur nasional keagamaan dan meniadakan satu hari libur cuti bersama, dengan pertimbangan kondisi dan situasi pandemi covid-19 di Indonesia.

Salah satu libur keagamaan terdekat yang direvisi, yakni hari libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW, dari sebelumnya 19 Oktober 2021, diubah hari liburnya menjadi 20 Oktober 2021.

Sepanjang tahun 2021 yang masih dilanda pandemi, pemerintah telah mengeluarkan dua kali revisi kalender libur nasional, berdasarkan surat keputusan bersama tiga menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menpan RB.

Perubahan sejumlah hari libur nasional, termasuk libur nasional keagamaan Maulid Nabi Muhammad SAW dari 19 Oktober menjadi 20 Oktober 2021, merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dalam mengendalikan pandemi dan mengantisipasi potensi lonjakan kasus.

Majelis Ulama Indonesia mengkritik langkah pemerintah yang menggeser hari libur nasional keagamaan. 

Pandangan serupa juga disampaikan Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.

Menurut Hidayat Nur Wahid, perubahan hari libur nasional keagamaan saat ini tidak tepat, karena situasi covid-19 yang sudah melandai, dan banyak event nasional sudah berlangsung selama pandemi.

Menurut Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin, pergeseran libur nasional keagamaan, merupakan upaya pemerintah untuk mengantisipasi potensi lonjakan kasus pada masa libur panjang.

Menurut Kamaruddin, perayaan maulid tetap bisa dirayakan oleh umat islam.

Selama pandemi, masa libur panjang yang dibarengi peningkatan aktivitas masyarakat, berulang kali menimbulkan lonjakan kasus covid-19.

Langkah pemerintah memutus libur panjang dengan mengubah tanggal kejepit, masih dalam kerangka pembatasan mobilitas warga.  

Namun, ibadah keagamaan tetap seharusnya bisa dilaksanakan, tentu dengan ketaatan pada protokol kesehatan.
 

Penulis : Dea Davina

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:17
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19