Kompas TV regional peristiwa

Kocak! Begini Duel Pantun Sandiaga Uno dan Bupati Banyumas

Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:53 WIB
kocak-begini-duel-pantun-sandiaga-uno-dan-bupati-banyumas
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno memberi makan burung di kawasan Desa Wisata Mangunan, Kabupaten Bantul, DIY. Minggu (10/10/2021) (Sumber: Kompas.tv/Ant)

BANYUMAS, KOMPAS.TV — Ada yang unik dalam kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno di Desa Wisata Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (13/10/2021). Sandiaga sempat berduel pantun dengan Bupati Banyumas Achmad Husein. 

Peristiwa duel pantun itu terjadi tepatnya sebelum Sandiaga menandatangani prasasti desa wisata. Pantun yang dilontarkan Sandiaga itu mengundang tawa orang-orang yang hadir. 

"Pergi ke Banyumas makan mendoan, jangan lupa icip juga es krim keliling. Pesona Desa Wisata Cikakak sungguhlah menawan, membuat hati tak bisa berpaling," begitu ucap Sandiaga, Rabu, seperti dikutip dari Kompas.com. 

Baca Juga: Sandiaga Uno Beradu Pantun dengan Acil Jukung Pasar Terapung Siring Menara Pandang Banjarmasin

Setelah memberi kesempatan orang-orang yang datang tertawa dan bertepuk tangan, Sandiaga melanjutkan dengan pantun kedua. 

"Pergi ke Banyumas membeli beskap, beskapnya bagus dijahit dari bahan pilihan. Mencari destinasi wisata yang lengkap, tentu Desa Wisata Cikakak yang menjadi andalan," tandasnya. 

Husein yang berdiri tak jauh dari Sandiaga tertantang untuk membalas pantun yang dilontarkan Sandiaga.

"Adik kakak pergi pesiar di hari Sabtu, wisata di Cikakak harus menjadi nomor satu," kata Husein membalas. 

Setelah melontarkan pantun pertama dengan mulus, Husein bermaksud meleparkan pantun keduanya. Namun, Husein lupa dengan kalimat yang hendak ia ucapkan. Tingkah itu membuat tawa Sandiaga pecah. 

Sebelum duel pantun, Sandiaga memberikan sambutan. Dalam sambutannya, ia menuturkan bahwa Desa Cikakak mirip dengan Desa Sangeh di Badung, Bali. Sama dengan di Desa Sangeh, di Desa Cikakak juga terdapat banyak kera. 

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV/Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:56
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19