Kompas TV nasional viral

Viral Mahasiswa Dibanting Polisi hingga Kejang, Ini yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Seseorang Kejang

Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:44 WIB
viral-mahasiswa-dibanting-polisi-hingga-kejang-ini-yang-tidak-boleh-dilakukan-saat-seseorang-kejang
Sebuah video singkat yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang anggota kepolisian berseragam hitam membanting seorang mahasiswa ke trotoar hingga kejang-kejang. (Sumber: Tangkapan layar Twitter @juru_baca)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Unjuk rasa yang dilakukan sejumlah mahasiswa dalam rangka HUT ke-389 Kabupaten Tangerang di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Rabu (13/10/2021), berakhir ricuh.

Dalam video yang beredar di media sosial, bentrokan terjadi antara mahasiswa dan anggota kepolisian. Salah satu yang paling ramai adalah video polisi membanting mahasiswa hingga kejang.

Seorang anggota kepolisian berbaju hitam yang mengenakan rompi memiting leher seorang mahasiswa dan membawanya ke trotoar.

Baca Juga: Pengakuan Mahasiswa yang Dibanting Polisi hingga Kejang: Saya Maafkan, tapi Ingat Saya Tak akan Lupa

Kemudian, polisi tersebut membanting badan mahasiswa hingga bagian belakang badannya menghantam trotoar dan terdengar suara benturan yang cukup keras.

Setelah di-smackdown polisi, mahasiswa tersebut mengalami kejang-kenang hingga beberapa polisi lain datang menolongnya dengan mendudukan mahasiswa tersebut lalu menepuk bagian punggungnya.

Tindakan represif polisi terhadap massa aksi yang melakukan demonstrasi ini mendapat kecaman keras dari berbagai pihak hingga menjadi trending topic di jagad Twitter.

Salah satu yang menjadi sorotan netizen dalam video tersebut adalah kesalahan pertolongan pertama pada kejang.

Baca Juga: Anggota Polisi Brigadir NP Minta Maaf dan Peluk Mahasiswa yang Dibantingnya hingga Kejang-Kejang

Lantas, bagaimana pertolongan pertama pada kejang dan apa yang tidak boleh dilakukan kepada seseorang yang kejang?

Pertolongan pertama pada kejang

Penulis : Fiqih Rahmawati | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV/CDC


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:48
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19