Kompas TV regional viral

Risma Kembali Marah-marah Saat Hadapi Pedemo di Lombok, Adu Mulut dengan Mahasiswa

Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:24 WIB
risma-kembali-marah-marah-saat-hadapi-pedemo-di-lombok-adu-mulut-dengan-mahasiswa
Amarah Mensos Risma kembali terpancing saat menghandapi pengunjuk rasa di Lombok Timur, NTB. (Sumber: DOK Pemkot Surabaya/Kompas.com)

LOMBOK, KOMPAS.TV - Menteri Sosial Tri Rismaharani kembali terpancing emosinya saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (13/10/2021).

Saat itu, Risma meradang saat berdebat dengan pengunjuk rasa dari puluhan mahasiswa Universitas Gunung Rinjani dan kelompok LSM yang memantau bantuan program pangan non-tunai.

Pengunjuk rasa mempertanyakan keterlibatan oknum Kepala Desa di Lombok Timur yang menjadi supplayer pemasok komoditi bantuan.

Tri Rismaharani pun langsung menemui pengunjuk rasa dan menantang pendemo untuk membuka data yang diprotes.

Dalam ketegangan itu, sejumlah aparat Pol PP mencoba menghalau pengunjuk rasa yang mencoba menghampiri Risma, namun mahasiswa tetap bersikeras menerima tantangan dan menanggapi Risma untuk berdebat.

Baca Juga: Didemo Soal Dugaan Penyelewengan Bansos, Risma Tantang Mahasiswa Beberkan Data! 

Peristiwa tersebut terakam dalam sebuah tayangan KOMPAS.TV. Dalam video itu, Risma mendebat mahasiswa dengan nada tinggi karena merasa difitnah.

"Kamu jangan fitnah aku ya, dengerin. Kamu berhak ngomong, aku juga berhak ngomong," kata Risma meninggi kepada mahasiswa.

Sementara itu, Menteri Sosial mengaku tidak mengetahui apa yang terjadi terkait adanya oknum Kepala Desa yang menjadi suplayer bantuan BPNT di tempat itu.

"Tapi kan, aku nggak tahu apakah dilapangan seperti itu, kalau dia lapor ya saya akan cek, kan aku baru tahunya sekarang," kata Menteri Sosial, Tri Rismaharani.

Penulis : Hedi Basri | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:26
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19