Kompas TV nasional peristiwa

Anggota Polisi Brigadir NP Minta Maaf dan Peluk Mahasiswa yang Dibantingnya hingga Kejang-Kejang

Kamis, 14 Oktober 2021 | 05:19 WIB
anggota-polisi-brigadir-np-minta-maaf-dan-peluk-mahasiswa-yang-dibantingnya-hingga-kejang-kejang
Brigadir NP meminta maaf dan memeluk Faris, mahasiswa yang dibantingnya di Mapolresta Tangerang. (Sumber: Humas Polda Banten)

TANGERANG, KOMPAS.TV - Brigadir NP, anggota polisi yang membanting mahasiswa hingga kejang-kejang di depan kantor Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, meminta maaf.

Permintaan maaf disampaikan Brigadir NP secara langsung kepada korban, mahasiswa UIN Maulana Hasanudin bernama Faris. Serta kepada orang tua korban.

Baca Juga: Terungkap Identitas Polisi yang Banting Mahasiswa hingga Kejang-Kejang, Ternyata Berpangkat Brigadir

Proses permintaan maaf Brigadir NP kepada Faris dan orang tuanya berlangsung di Mapolresta Tangerang dengan disaksikan oleh media.

"Saya eminta maaf kepada mas Faris atas perbuatan saya dan saya siap bertanggung jawab atas perbuatan saya," kata Brigadir NP pada Rabu (13/10/2021).

"Saya sekali lagi minta maaf kepada Mas Faris dan keluarga. Pak, saya minta maaf atas perbuatan saya (ke ayah Faris). Dan saya siap bertanggung jawab."

Selanjutnya, Brigadir NP menyalami korban Faris lalu memeluknya. Setelah itu, Brigadir NP bersalaman dengan ayah Faris sambil mencium tangannya.

Baca Juga: Polda Banten Pastikan Polisi yang Banting Mahasiswa hingga Kejang-Kejang akan Diberi Sanksi

Menanggapi permintaan maaf tersebut, Faris yang berdiri di sebelah Brigadir NP mengatakan telah memaafkan Brigadir NP.

"Melihat permintaan maaf yang disampaikan oleh oknum kepolisian, tentu saya sebagai sesama manusia, menerima permohonan maaf tersebut," ujar Faris.

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Banjir Bandang Rusak Tempat Wisata

Senin, 25 Oktober 2021 | 11:55 WIB
Berita Daerah

2 Koruptor Tanah Kas Desa Ditangkap

Senin, 25 Oktober 2021 | 11:54 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
12:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19