Kompas TV nasional peristiwa

Pulang dari PON Papua, Kontingen DKI Akan Dikarantina di Hotel Grand Cempaka

Rabu, 13 Oktober 2021 | 12:57 WIB
pulang-dari-pon-papua-kontingen-dki-akan-dikarantina-di-hotel-grand-cempaka
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, di Jakarta Pusat, Kamis (19/8/2021) (Sumber: Hasya Nindita/Kompas.tv)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dinas Kesehatan DKI Jakarta tengah menyiapkan lokasi karantina bagi kontingen DKI Jakarta yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. 

"Sedang disiapkan ya oleh tim kita dari BUMD," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, kepada wartawan, Rabu (13/10/2021). 

Widyastuti mengatakan, kontingen akan dikarantina di satu lokasi yang sudah disiapkan oleh Pemprov DKI. 

"Satu lokasi, kan para atlet yang telah berjuang ini kan datangnya bergelombang, jadi kami sudah siapkan," kata Widyastuti. 

Terkait kontingen yang sudah kembali terlebih dulu ke Jakarta, Widyastuti mengatakan, tetap akan dipantau dan dilakukan tes PCR juga tes kemungkinan tertular Malaria. 

Baca Juga: 5 Atlet DKI yang Terpapar Covid-19 di PON XX Papua Sudah Dinyatakan Sembuh

Diketahui, kontingen DKI akan dikarantina selama lima hari di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, sepulang dari Papua. 

"Ya di hotel Grand Cempaka. Ya, karantina ya sesuai ketentuan kan 5 hari," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, kepada wartawan, Selasa (12/10/2021) malam. 

Lokasi karantina disiapkan guna mengantisipasi klaster PON dan sebagai tindaklanjut dari arah pemerintah pusat yang meminta pemerintah daerah untuk menyiapkan lokasi karantina bagi atlet yang kembali dari PON selama lima hari. 

Sebelumnya diberitakan, ada lima atlet DKI Jakarta yang tertular Covid-19 di Papua. Diketahui saat ini para atlet sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan kembali ke Jakarta. 

Penulis : Hasya Nindita | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:36
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19