Kompas TV internasional kompas dunia

Langka! Bayi Kura-kura Berkepala Dua Hidup di Penangkaran di Massachusetts

Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:50 WIB
langka-bayi-kura-kura-berkepala-dua-hidup-di-penangkaran-di-massachusetts
Bayi kura-kura berkepala dua di di Pusat Margasatwa Birdsey Cape, Massachusetts, Amerika Serikat (AS). Kura-kura ini diberi nama Mary-Kate dan Ashley Olsen. (Sumber: Associated Press)

MASSACHUSETTS, KOMPAS.TV — Seekor bayi kura-kura berkepala dua bertahan hidup di Pusat Margasatwa Birdsey Cape, Massachusetts, Amerika Serikat (AS), setelah menetas dua minggu lalu. Selain memiliki dua kepala, bayi kura-kura ini juga memiliki enam kaki.

Menurut petugas Pusat Margasatwa, kura-kura ini memakan cacing tanah dan pelet dengan baik. Kedua kepalanya bergerak sendiri-sendiri, mereka keluar dan masuk cangkang dalam waktu yang berbeda. 

Baca Juga: Anak Sapi Ini Lahir Berkepala Dua dan Bermata 4, Bikin Geger Warga Probolinggo

Sedangkan di dalam cangkang, terdapat dua sistem pencernaan berbeda untuk memberi makan kedua sisi tubuhnya.

Seperti dikutip dari The Associated Press, kura-kura itu awalnya berasal dari sarang di West Barnstable yang menurut peneliti berada di lokasi berbahaya dan perlu dipindahkan.

Setelah menetas, kura-kura ini dikirim ke pusat perawatan yang berbeda untuk dipantau sebelum mereka dilepaskan pada musim semi.

Baca Juga: Unik! Kadal Berkepala dua Dihargai Jutaan Rupiah

Dokter hewan Pria Patel dan staf lainnya akan terus memantau kura-kura kepala dua ini, yang mereka beri nama Mary-Kate dan Ashley Olsen. 

Para staf juga berencana akan melakukan CT scan untuk mempelajari lebih lanjut tentang sistem peredaran darahnya.
 

Penulis : Tussie Ayu | Editor : Gading Persada

Sumber : Associated Press



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:50
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19