Kompas TV nasional peristiwa

Print Out Rekening Koran Milik Korban Pembunuhan Ibu dan Anak Subang Ditunda, Ini Kata Kuasa Hukum

Selasa, 12 Oktober 2021 | 23:34 WIB
print-out-rekening-koran-milik-korban-pembunuhan-ibu-dan-anak-subang-ditunda-ini-kata-kuasa-hukum
Kuasa Hukum Yosep, Rohman Hidayat, menyatakan, pencetakan rekening koran milik Tuti dan Amelia korban pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, ditunda lantaran ada persyaratan yang belum lengkap. (Sumber: Kompas TV)

SUBANG, KOMPAS.TV - Kuasa Hukum Yosep, Rohman Hidayat, menyatakan, pencetakan rekening koran milik Tuti dan Amelia korban pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, ditunda lantaran ada persyaratan yang belum lengkap.

Adapun persyaratan yang kurang untuk mencetak rekening koran, meliputi surat nikah dan akta kelahiran.

Sementara itu, pihaknya hanya membawa KTP,  surat kematian, dan surat dari ahli waris yang berasal dari kecamatan.

"Ada surat-surat yang belum lengkap, nanti penyidik yang harus ambil di TKP, surat nikah, akta kelahiran ada di TKP semua. Yang kita pegang cuma KTP,  surat kematian dan surat dari ahli waris dari kecamatan," jelas Rohman kepada Kompas TV, Selasa (12/10/2021).

Menurut Rohman, setelah pihaknya berhasil mencetak rekening koran tersebut, lebih lanjut akan dianalisis oleh kepolisian guna mengetahui perputaran uang dari rekening Tuti dan Amelia sebagai bagian proses penyidikan.

Baca Juga: Misteri Puntung Rokok yang Ditemukan di Lokasi Pembunuhan Ibu dan Anak Subang Akhirnya Terungkap

"Nanti bisa dilihat ya di rekening Koran Amel ada perputaran duit dari siapa saja untuk kepentingan penyidikan," lanjut Rohman.

Hingga kini, pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang masih belum berhasil diungkap oleh pihak kepolisian.

Perlu diketahui, kasus ini telah bergulir hampir 2 bulan. Namun, sosok tersangka belum juga terungkap, meskipun puluhan saksi telah diperiksa dan autopsi kedua telah dilakukan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Pihak keluarga dan kerabat berharap adanya keadilan dari kasus pembunuhan Tuti dan Amel yang kedua jasadnya ditemukan di bagasi mobil.

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Vyara Lestari

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:34
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19