Kompas TV nasional hukum

Masa Penahanan Azis Syamsuddin Diperpanjang, KPK: Tim Penyidik Masih Perlu Kumpulkan Alat Bukti

Senin, 11 Oktober 2021 | 23:51 WIB
masa-penahanan-azis-syamsuddin-diperpanjang-kpk-tim-penyidik-masih-perlu-kumpulkan-alat-bukti
Mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin (kedua kiri) berjalan menuju mobil tahanan usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Senin (11/10/2021). KPK memperpanjang masa penahanan Azis Syamsuddin hingga 40 hari ke depan, karena tim penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti terkait kasus yang menjeratnya. (Sumber: Kompastv/Ant)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Masa penahanan mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin (AZ) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diperpanjang hingga 40 hari ke depan.

Keputusan tersebut disampaikan langsung Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Senin (11/10/2021).

"Hari ini, penandatanganan berita acara perpanjangan penahanan tersangka AZ untuk 40 hari ke depan, terhitung sejak 14 Oktober 2021 sampai dengan 22 November 2021," kata Ali, dikutip dari Antara.

Ali menambahkan, perpanjangan masa penahananan tersebut dilakukan karena tim penyidik masih membutuhkan waktu untuk mengumpulkan alat bukti terkait perkara yang menjerat Azis.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Bantah Punya Orang Dalam di KPK Selain Stepanus Robin Pattuju

Rencananya, tim penyidik KPK bakal memanggil dan memeriksa beberapa saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait kasus dugaan korupsi tersebut.

"Tim penyidik segera menyelesaikan berkas perkara tersangka dimaksud," ungkap Ali.

Seperti diketahui, Azis telah dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dalam penanganan perkara yang tengah diselidiki KPK di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Azis ditahan di Rutan Polres Jakarta Selatan selama 20 hari, sejak 24 September hingga 13 Oktober 2021.

Baca Juga: Stepanus Robin Ngaku Bukan Azis Syamsuddin yang Kenalkan Dirinya ke M Syahrial, Tapi Sosok Ini

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Fadhilah

Sumber : Antara



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:01
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19