Kompas TV regional berita daerah

Tinggalkan Pangkat Kolonel Demi Kepala BKKBN, Perwira TNI Justru Dapat NIP Bodong

Senin, 11 Oktober 2021 | 16:48 WIB

PANGKALPINANG, KOMPAS TV – Rusnawi, adalah seorang dokter spesial kulit dan kelamin yang kini bertugas di salah satu rumah sakit di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Siapa sangka, dia sebelumnya merupakan seorang perwira TNI Angkatan Udara berpangkat Kolonel, yang bertugas di Rumah Sakit Pusat TNI AU Dokter Hardjolukito Jogja.

Namun, dirinya rela meninggalkan pangkat dan jabatannya di kesatuan TNI AU, untuk mengikuti seleksi terbuka menjadi Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ) Nusa Tenggara Barat ( NTB ).

Setelah lulus dan dilantik pada 1 April 2020 lalu menjadi Kepala BKKBN NTB, nasib apes malah menimpa dirinya.

Pasalnya, Nomor Induk Pegawai atau NIP yang ia dapat, ternyata tidak terdaftar di Badan Kepegawaian Negara ( BKN ).

Akibatnya, Rusnawi tidak bisa mendapatkan gaji dan tunjangan jabatan, selama menjadi Kepala BKKBN Nusa Tenggara Barat.

Dirinya juga telah menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara ( PTUN ). Hasilnya,  pada bulan lalu pengadilan mengabulkan permohonannya.

Namun BKKBN malah mengajukan banding atas perkara tersebut ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara.

Usai dilantik pada April 2020 lalu, Rusnawi memutuskan untuk berhenti sebagai Kepala BKKBN NTB  pada September 2020 lalu.

Untuk menyambung hidup, Rusnawi melanjutkan pekerjaan sebagai tenaga kesehatan di salah satu rumah sakit swasta di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. Disini dirinya baru satu bulan mengabdikan dan dikontrak selama satu tahun.

Jika nanti hasil putusan banding pihak BKKBN di tolak, dirinya masih berharap bisa menjadi kepala BKKBN Nusa Tenggara Barat.

Penulis : KompasTV Bangka

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:02
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19